Kades Rambahan Sebut Penebangan Pohon PT RAPP Sebabkan Desa Sering Banjir

Rabu, 19 Agustus 2020 15:07
Kades Rambahan Sebut Penebangan Pohon PT RAPP Sebabkan Desa Sering Banjir
Aktivis keseharian warga di Sungai Batang Tangian, Kuansing, Riau yang dicemari PT RAPP – Foto: Hendra / Bertuahpos

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Aktifitas penebangan pohon yang dilakukan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di hulu Sungai Batang Tangian, selain menyebabkan sungai tercemar, juga menyebabkan Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi sering banjir. Terutama jika hujan lebat.

Baca: Hampir Sebulan RAPP Cemari Sungai Batang Tangian, Air Jadi Hitam dan Berlendir

Advertisement

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat, Nasri, ketika ditemui bertuahpos.com Selasa 18 Agustus 2020. Dikatakannya banjir kadang masuk kedalam rumah warga hingga mencapai satu meter.

“Karena pohon-pohon yang di hulu sungai sudah ditebangi oleh PT RAPP, menyebabkan tidak ada penahan air lagi dan air langsung saja mengalir ke desa,” ujarnya.

Baca: Terget Desa di Riau Teraliri Listrik 100% Desember Ini, Malah Terkendala Geografis

Dikatakanya, banjir parah terjadi pada tahun 2018 lalu, air masuk ke rumah warga hingga satu meter. Akibatnya ratusan warga terpalsa mengungsi.

Dia berharap kejadian banjir tersebut tidak terulang lagi dan berharap perhatian dari PT RAPP mengatasi masalah yang mereka hadapi. Terkait hal ini, Humas PT RAPP (April Group) Budhi Firmansyah yang dikonfirmasi sejak Selasa 18 Agustus 2020, malam hingga saat ini, belum bersedia memberikan tanggapan.

“Terimakasih infonya, saya akan koordinasi dengan team operasional di lapangan. Karena sudah malam, mungkin besok team bisa ke lapangan dan dapat informasi yang lebih lengkap. Salam,” ujarnya selasa malam.

PT RAPP

Dikutip dari laman wikipedia, diketahui PT Riau Andalan Pulp and Paper atau yang dikenal juga dengan sebutan PT RAPP adalah salah satu pemain terkemuka di industri serat, pulp dan kertas global.

Berkantor pusat di Singapura, RAPP Riau memiliki perkebunan serat utama dan operasi manufaktur di Indonesia. 1 juta hektar lahan Grup APRIL mengelola, 480.000 hektar digunakan untuk perkebunan. Sisanya, 51% disisihkan untuk konservasi, penggunaan masyarakat dan infrastruktur.

Perusahaan ini memiliki dan mengoperasikan salah satu kompleks pabrik pulp dan kertas terbesar di dunia. Situs industri di Pangkalan Kerinci – Riau, Sumatra termasuk pabrik pulp dan kertas modern, pabrik kimia terpadu, dan pembangkit listrik yang menghasilkan semua energi untuk kota yang kompleks dan dekat.(bpc17)