• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 17, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hampir Satu Bulan PT RAPP Cemari Sungai Batang Tangian, Air Jadi Hitam dan Berlendir

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Agustus 2020
Pencemaran sungai

Aktivis keseharian warga di Sungai Batang Tangian, Kuansing, Riau yang dicemari PT RAPP - Foto: Hendra / Bertuahpos

108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Aktifitas penebangan pohon oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) — April Group — mencemari Sungai Batang Tangian, di Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kabupaten Kuansing. Ironisnya, pencemaran sungai ini sudah berlangsung selama hampir satu bulan.

Kepala Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat, Nasri, ketika ditemui bertuahpos.com, Selasa, 18 Agustus 2020 mengungkapkan, awalnya air Sungai Batang Tangian tersebut jernih. Masyarakat memanfaatkan air sungai tersebut untuk mencuci pakaian, mencuci piring dan mandi.

Namun sejak ada aktifitas penebangan pohon oleh PT RAPP di hulu sungai, air Sungai Tangian menjadi tercemar. Air menjadi hitam dan berlendir. Meski risih, namun mau tak mau masyarakat tetap menggunakan air tersebut karena tidak ada pilihan lain.

Akibat pencemaran air ini, menurut Nasri, sering juga ikan-ikan yang ada di sungai tersebut terlihat mengambang, apalagi kalau ada aktifitas warga yang mengucek di sungai tersebut, ikan-ikan langsung terlihat mengambang.

Lebih lanjut diungkapkan Nasri, pencemaran air sungai oleh aktifitas penebangan pohon oleh PT RAPP ini sudah disampaikan kepada pihak PT RAPP. Humas PT RAPP Ahmad Yani menurutnya juga sudah turun langsung melihat kondisi air sungai tersebut sekitar tanggal 6 Agustus 2020 lalu. Namun hasilnya sama saja, air sungai tetap tersemar. Air hitam dan berlendir.

Nasri juga mengungkapkan, pencemaran Sungai Batang Tangian oleh aktifitas penebangan pohon PT RAPP, ini bukan kali ini saja terjadi. Tetapi setiap kali PT RAPP panen kayu di hulu sungai.

“Pencemaran air Sungai Batang Tagian oleh aktifitas PT RAPP ini, bahkan bisa berlangsung selama satu hingga satu setengah bulan. Untuk hari ini, Selasa 18 Agustus 2020 pencemarannya sedikit berkurang. Ini kemungkinan karena hujan lebat yang turun tadi malam. Tapi selagi aktifitas penebangan pohon itu belum berhenti, pencemaran dioerkirakan masih terus berlangsung. Sampao hari ini sudah hampir satu bulan,” ungkap Nasri.

Respon PT RAPP

Menanggapi hal ini, Humas PT RAPP, Budhi Firmansyah, ketika dikonfirmasi sekitar pukul 19.53 WIB belum bersedia memberi penjelasan detail.

“Terimakasih infonya, saya akan koordinasi dengan team operasional di lapangan. Karena sudah malam, mungkin besok team bisa ke lapangan dan dapat informasi yang lebih lengkap. Salam,” ujarnya. (bpc17)

Tags: air sungai tercemarAlamat RAPPapril groupapril grupBerita RAPPBerita RAPP Hari InibisnisDampak Negatif RAPPHumas RAPPJikalahariKasus RAPPKejahatan RAPPKonflik RAPPkuansing Riaumade alipencemaran air sungaipt rappPT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)ramah lingkunganRAPPRAPP Riau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kegiatan imunisasi dan pengukuran tumbuh kembang anak pada rangkaian kegiatan pra event Founders Day 2026.
Berita

RAPP Gelar Rangkaian Kegiatan Berbagi bagi Masyarakat di Founders Day 2026

...

Read moreDetails
Medy, Ketua Kelompok Tani Tanjung Pulai menggemburkan lahan sawah menggunakan hand tractor bantuan CD RAPP.

Asa Kelompok Tani Tanjung Pulai Sejahtera Mandiri Lewat Budidaya Padi di Pelalawan

Pengukuran lingkar kepala oleh kader posyandu didampingi tim CD RAPP untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

RAPP Perkuat Kapasitas Kader di 320 Posyandu, Dukung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Next Post
Data kasus corona

Covid-19 di Riau: Usia 40-60 Tahun Terbanyak Meninggal Akibat Corona

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.