Benarkah Urine bisa Mengobati Jerawat dan Membuat Kulit Wajah Halus?

Sabtu, 27 November 2021 17:03
Benarkah Urine bisa Mengobati Jerawat dan Membuat Kulit Wajah Halus?

BERTUAHPOS.COMUrine atau air seni dianggap sebagai kotoran dan harus dibuang, serta dibersihkan dari tubuh. Namun beberapa pendapat medis menyebut bahwa urine atau air seni sebenarnya kaya mineral, enzim dan bahan tertentu yang dapat dipergunakan sebagai obat. Banyak terapis pengobatan bahkan memakai air seni untuk diminum dan mereka meyakininya dapat menyehatkan tubuh.

Baiklah, kita hanya membahas urine dan manfaatnya untuk kecantikan kulit dan menyembuhkan jerawat saja. Tak perlu memikirkan minum urine jika Anda merasa jijik mendengarnya.

Benarkah Urine bisa Mengobati Jerawat dan Membuat Kulit Wajah Halus? Iya, bahkan dilansir dari Mailonline, menggunakan urine bisa mengalahkan krim pelembab kulit yang biasanya Anda gunakan. Cukup dengan mengoleskan urine Anda sendiri ke wajah, dan masalah selesai.

Artikel berjudul In Your Own Perfect Medicine tulisan dari Martha Christy dibahas mengenai keampuhan urine berikut bukti ilmiah tentang urotherapi atau terapi urine, yang asalnya telah digunakan sejak jaman Mesir Kuno, juga di China dan India.

Baca: Sepanjang 2017, Ada 418 Ribu Pengunjung Puswil Soeman HS

Tulisan tersebut juga mengungkap kandungan dari air seni yang bersifat anti bakteri serta anti jamur. Karena itu ampuh untuk sejumlah gangguan kulit seperti jerawat, eksim, psoriasis, dan infeksi jamur.

“Saya serius, urine itu seperti antiseptik,” jelas Christy.

Lalu mengapa dunia medis tak mempromosikan pengobatan dengan urine secara besar besaran? Itu semua karena tak ada nilai ekonomis yang mereka dapatkan, karena urine bisa didapatkan dengan gratis dari semua orang.

Sebuah artikel lain dari Telegraph yang ditulis Rebecca Reid juga mendukung penggunaan urine tersebut untuk kesehatan kulit. Dirinya mengaku mendapat saran dari orang India suku Ashram yang menyuruhnya mencampur urine pada pelembab wajah mereka.

“Mereka awalnya mendorong kami mencampur beberapa urine kami ke pelembab yang kita bawa. Saya hanya memasukkannya ke Nivea saya. Dan itu sangat mengagumkan. Kulit saya begitu lembut,” ujarnya.

Berbeda seperti dikutip dari The Sun, Dr. Carol Cooper mengatakan bahwa tren perawatan jerawat seperti ini sebaiknya segera dihilangkan. Menurut medis, air seni tidak disarankan digunakan pada jerawat.

“Urine sering dijadikan sebagai pengobatan populer di negara Timur, tetapi tidak ada bukti bahwa bisa menyembuhkan jerawat,” ucap Dr. Carol.

Urine memang mengandung urea yang bisa bekerja sebagai anti-pengeringan dan dapat menghilangkan rasa gatal, tapi tidak cukup signifikan jika dipakai sebagai perawatan kecantikan.

“Urine tidak steril dan berisiko memasukkan bakteri ke dalam kulit saat kondisinya meradang. Perawatan ini harus dihentikan,” tegasnya. (bpc3)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 12:14

Cek di Sini, Kalau Mau Tahu Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengeluarkan data harga bahan olahan karet rakyat atau Bokar. Harga ini berlaku untuk sepekan ke depan.

Selasa, 25 Januari 2022 12:03

Ha? Akun IG Giring Ganesha Hilang, PSI Gelabakan

Akun IG Giring Gaseha (@giring) hilang. Kejadian ini cukup mengagetkan bagi PSI. Sebab, belum parnah terjadi hal seperti itu.

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.