Begini Cara Mencegah Wabah Virus Corona Menurut IDI

Senin, 27 Januari 2020 07:01
Begini Cara Mencegah Wabah Virus Corona Menurut IDI
Ilustrasi: net

Ilustrasi virus Corona – (FOTO: WEBMD)


BERTUAHPOS.COM – Bagaimanapun masyarakat di tanah air diminta untuk tidak panik menyikapi wabah virus Corona. Tapi kewaspadaan terhadap serangan virus mematikan itu tetap perlu. Apalagi jika sudah ada gejala demam, batuk dan sesak nafas. Sebaiknya segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Imbauan dari Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, masyarakat sebaiknya melakukan pola dan gaya hidup sehat, diantaranya menjaga kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata, serta setelah memegang instalasi publik. Caranya dengan mencuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air mengalir setidaknya selama 20 detik.

”Cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan sanitizer alkohol 70-80%,” kata Ketua Umum IDI, Daeng M Faqih dalam keterangan tertulisnya.

Baca: Gisel-Gading Dikabarkan Akan Bercerai, Ini Tanggapan Warganet

Langkah lainnya yaitu menghindari mengusap mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan, menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika bersin atau batuk, menggunakan masker dan segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika memiliki gejala saluran napas.

Bagi yang sedang sakit juga dianjurkan untuk istirahat cukup, menjaga kesehatan dengan mengonsumsi buah dan sayur minimal 3 kali perhari dan makan makanan bergizi. “Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit infeksi saluran napas, sering mencuci tangan, khususnya setelah kontak dengan pasien dan lingkungannya. Hindari menyentuh hewan atau unggas atau hewan liar (wild animals),” katanya.

Tidak hanya itu, dia juga meminta masyarakat untuk selalu mematuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan. “Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan,” katanya.

Setelah kembali dari daerah outbreak, kata dia, disarankan untuk konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit. ”Pneumonia adalah infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru,” katanya. (bpc3)