Salahuddin al-Ayyubi, Sang Pembebas Yerusalem

Sabtu, 23 Januari 2021 13:57
Salahuddin al-Ayyubi, Sang Pembebas Yerusalem

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Yerusalem sebelumnya adalah kota muslim yang dipertahankan oleh tentara Mesir. Kota ini kemudian menjadi sasaran tentara Salib.

Pada 7 Juli 1099, 40.000 tentara salib berbaris rapat diluar tembok Kota Yerusalem. Tentara Mesir yang saat itu mempertahankan Yerusalem, hanya berjumlah seribu orang.

Advertisement

15 Juli 1099, tentara salib berhasil menembus pertahanan Kota Yerusalem. Mereka kemudian melakukan pembantaian semua penduduk tanpa melihat usia dan jenis kelamin.

Tentara salib mendirikan kerajaan di Kota Yerusalem, dan kerajaan itu bertahan selama 88 tahun hingga kembali dibebaskan oleh seorang pahlawan Islam, Salahuddin al-Ayyubi.

Baca: Manfaat Salat Subuh (Bagian 4): Senantiasa Berada dalam Jaminan Allah SWT

BACA JUGA:  Turki Ajak Dunia Tolak Pencaplokan Tepi Barat Oleh Israel

Dalam bukunya yang berjudul History of The Arabs (1937), sejarawan Philip K Hitti mencatat Shalah al-Din Yusuf (kemudian lebih dikenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi) mempunyai dua ambisi besar. Pertama, menggantikan Islam Syiah di Mesir menjadi Sunni, dan menegakkan kedaulatan Islam di kawasan Suriah.

Untuk menegakkan kedaulatan Islam, Salahuddin al-Ayyubi mulai mengusir pasukan Salib. 1 Juli 1187, pasukannya merebut Tiberias setelah perang enam hari.

4 Juli 1187, atau 584 Hijriah, Tentara Salib dari Kerajaan Yerusalem dihancurkan pasukan Salahuddin al Ayubbi.

Pasukan salib dibawah pimpinan Lusignan de Guy di giring ke suatu lembah bernama Hittin. Pasukan salib harus berjalan seharian melewati tanah kering dengan peralatan tempur yang berat.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 4 Juli: Pertempuran Hittin, Salahuddin al Ayubbi Kalahkan Lusignan de Guy

Perjalanan yang berat membuat banyak tentara salib yang terpisah dari pasukan induknya. Salahuddin memerintahkan pasukan pemanah untuk mengincar tentara-tentara yang terpisah ini.

Sesampainya di lembah Hittin, pasukan salib yang sudah kepayahan kehilangan semangat tempur dengan mudah dihancurkan pasukan muslim. 20.000 tentara salib binasa, dan rajanya, Lusignan de Guy ditawan.

Salahuddin sendiri tak membunuh Lusignan de Guy. Dia mengatakan bahwa raja tak membunuh raja. Lusignan de Guy kemudian dilepaskan kembali ke Yerusalem.

Pertempuran lembah Hittin ini merupakan lamgkah awal pasukan muslim merebut Yerusalem. Setelahnya, pasukan Salahuddin mulai diarahkan langsung ke Yerusalem.

20 September 1187, pasukan Salahuddin sudah mengepung Yerusalem. Pengepungan ini berlangsung hampir satu bulan lamanya. Hingga, pada 2 Oktober 1187, Salahuddin al-Ayyubi berhasil merebut Yerusalem dari tentara salib. (bpc4)

Berita Terkini

Minggu, 07 Maret 2021 23:05

The Magic of Thinking Success, Terjual Lebih Dari 30 Juta Eksemplar

Buku Laris Internasional, Sangat Rekomendasi

Minggu, 07 Maret 2021 17:38

Kasus Mafia Vaksin Covid-19 Palsu Dunia Terbongkar

Polisi menangkap empat tersangka.

Minggu, 07 Maret 2021 16:30

KPAI Sebut Banyak Siswa Putus Sekolah Akibat Pandemi Covid-19

“Secara data KPAI ada dua siswa yang meninggal selama semester genap tahun ajaran 2020/2021.”

Minggu, 07 Maret 2021 15:34

113 Izin Alih Fungsi Blok Rokan Dikebut Jelang Agustus 2021

Jelang alih kelola Blok Rokan

Minggu, 07 Maret 2021 15:03

The Magic of Thinking Big, Buku Terbaik Sepanjang Masa

Buku Terbaik Sepanjang Masa, Rekomendasi

Minggu, 07 Maret 2021 14:53

Noto Soeroto, Anomali Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Dalam konsep pikiran Noto, yang harus dicapai adalah Kerajaan Belanda Raya, dengan negara induk (Belanda) dan koloni-koloninya membentuk politik kolonial ideal

Minggu, 07 Maret 2021 14:32

BSI Dorong UMKM di Riau Melek QRIS, Transaksi Digital Bakal Jadi Gaya Hidup

Transaksi digital dengan QRIS

Minggu, 07 Maret 2021 12:30

Pandangan Rocky Gerung Bagaimana Elektabilitas AHY Bangkit Usai ‘Kudeta’

“Saya kira justru itu akan menaikkan simpati pada AHY.”