Pejabat Suka Menghamburkan Uang dan Pajak Tinggi, Dinasti Bani Abbasiyah Hancur

Jumat, 14 Mei 2021 18:37
Pejabat Suka Menghamburkan Uang dan Pajak Tinggi, Dinasti Bani Abbasiyah Hancur

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Secara langsung, runtuhnya Dinasti Bani Abbasiyah adalah karena serangan bangsa Mongol pada tahun 640 Hijriah atau 1258 Masehi.

Philip K. Hitti dalam bukunya ‘History of the Arabs’ (1937) menuliskan ada faktor internal yang membuat dinasti yang telah bertahan selama enam abad menjadi runtuh. Dinasti Bani Abbasiyah didirikan oleh Abdullah as-Saffah Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas pada 132 hijriah atau 750 masehi

Advertisement

Beberapa faktor internal yang menjadi penyebab lemahnya Bani Abbasiyah diantaranya adalah melemahnya peran khalifah. Di akhir-akhir kekuasaannya, peran dan kekuatan khalifah melemah dan tak punya banyak pengaruh.

Faktor internal lainnya yang menjadi penyebab lemahnya Bani Abbasiyah adalah merosotnya ekonomi negara. Para menteri suka menghambur-hamburkan uang negara, dan kemudian memungut pajak yang sangat besar kepada rakyat.

BACA JUGA:  Menengok Toko Buku di Peradaban Islam

Baca: Jangan Biarkan Sosial Media Runtuhkan Keutuhan Bangsa

Sementara itu, fanatisme aliran keagamaan seperu Mu’tazilah, syiah, sunni, dan kelompok-kelompok lain juga turut memperparah keadaan negara.

Akhirnya, pada 10 Februari 640 hijriah atau 1258 masehi, pasukan Mongol dibawah pimpinan Hulagu menyerang Baghdad dengan sangat efektif. Khalifah dan 300 pejabat menyerah, namun kemudian dibunuh secara kejam.

Pasukan Mongol kemudian menghancurkan kota Baghdad. Banyak karya ilmu pengetahuan yang dihancurkan, dan seluruh kota dijarah dan dibakar. Dengan demikian, berakhirlah Dinasti Abbasiyah. (bpc4)