• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Islam di Nusantara, Menyebar Cepat atau Secara Perlahan?

Romi J. by Romi J.
18 Oktober 2020
Islam di Nusantara
124
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Umat Islam di Nusantara saat ini diperkirakan ada 210 juta orang, atau 87 persen.

Dengan dianutnya agama Islam di sebagian besar masyarakat Indonesia, muncul pertanyaan. Islam di Nusantara, menyebar secara cepat, atau secara perlahan saja?

Abdul Wali Kusno dalam bukunya KH Ahmad Dahlan menuliskan bahwa Islam tidak serta merta menyebar secara cepat di nusantara.

Menurut catatan Abdul Wali Kusno, sejak pertama kali masuk Nusantara pada abad ke-7, Islam stagnan hingga 800 tahun setelahnya. Artinya, Islam hanya ada pada pendatang muslim.

Islam tidak mendapatkan perhatian dari masyarakat Nusantara, yang saat itu banyak menganut kepercayaan lokal, Kapitayan. Sementara, di golongan istana dan bangsawan, berkembang agama Hindu dan Budha.

Hingga pada akhirnya, peranan Walisongo membuat Islam berkembang pesat. Para Walisongo tidak hanya memiliki ilmu agama, namun juga ilmu ekonomi, pendidikan, tata negara, hingga seni.

Bersama Walisongo, Islam mampu mencapai semua level masyarakat, mulai dari istana hingga rakyat biasa.

Menurut catatan Tome Pires, pelaut Portugis yang singgah di Jawa pada tahun 1513 menuliskan pesisir utara Pulau Jawa kebanyakan telah pemeluk Islam. Tidak hanya di rakyat biasa, sebagian besar penguasa juga merupakan muslim.

Kesaksian yang sama juga dicatatkan penjelajah Italia, Antonio Pigafetta yang datang ke Jawa pada tahun 1522. Dia menuliskan bahwa seluruh rakyat di pesisir utara Jawa adalah muslim. (bpc4)

Tags: islamnusantara
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah
Edukasi

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

...

Read moreDetails
Mengapa Makanan Timur Tengah Ini Kian Disukai Lidah Orang Indonesia?

Mengapa Makanan Timur Tengah Ini Kian Disukai Lidah Orang Indonesia?

Hari Falsafah Sedunia dalam Cermin Al-Qur’an: Jalan Keselamatan Global

Hari Falsafah Sedunia dalam Cermin Al-Qur’an: Jalan Keselamatan Global

Ketupat Simbol Kebudayaan dan Kebersamaan di Hari Lebaran

Ketupat Simbol Kebudayaan dan Kebersamaan di Hari Lebaran

Hukum Permainan Catur dalam Islam

dana zakat

Kementerian Agama Dorong Alokasi Dana Zakat untuk Pengelolaan Lahan Wakaf

Next Post

Hasil Race 2 WorldSBK Estoril 2020: Chaz Davies Beri Kemenangan Perpisahan Buat Ducati

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.