Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China, Bertahun-tahun Ikut ‘Memburu’ Proyek di Negara Itu

Rabu, 21 Oktober 2020 18:16
Trump Ternyata Punya Rekening Bank di China, Bertahun-tahun Ikut ‘Memburu’ Proyek di Negara Itu
Presiden AS Donal Trump. (Foto: net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Di tengah konflik antara Donald Trump dengan China, Presiden AS itu ternyata memiliki rekening bank di China. Trump diketahui juga ikut ‘memburu’ proyek-proyek bisnis di negara itu. The New York Times, melaporkan, rekening tersebut ‘dikendalikan’ oleh Trump International Hotels Management.

“Yang juga membayar pajak-pajak setempat antara 2013 dan 2015. Rekening tersebut dibuat untuk menjajaki potensi bisnis hotel di Asia,” kata Juru bicara Trump seperti dilasnir dari BBC Indonesia. Hal ini tentu saja dinilai bertolak belakang dengan sikap kritis Trump terhadap China dalam berbagai hal, bahkan hingga memicu perang dagang antar kedua negara tersebut.

Advertisement

Surat kabar NY Times mengungkap rekening itu setelah memperoleh catatan pajak Trump, yang mencakup rincian keuangan pribadi Trump dan perusahaannya. Sebelumnya, harian itu melaporkan Trump membayar pajak federal AS sebesar US$750 atau Rp10,9 juta pada 2016 dan 2017, tatkala dia menjadi presiden AS. Rekening bank di China yang dimilikinya telah dipakai untuk membayar pajak setempat sebesar US$188.561 atau Rp2,7 miliar.

Selama masa kampanye pemilihan presiden AS 2020, Trump bersikap kritis terhadap rivalnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, terkait kebijakan terhadap China. Pemerintahan Trump juga menyampaikan klaim tanpa bukti mengenai bisnis putra Biden, Hunter, dengan China. Dokumen pajak pemasukan Biden dan daftar kekayaannya yang diungkap ke publik menunjukkan dirinya tidak ada kesepakatan bisnis dengan China.

Baca: Sebanyak 1.636 Calon Berebut Jadi Presiden Iran

Pengacara Trump Organisation Alan Garten, menyebut liputan NY Times ‘murni spekulasi yang membuat ‘asumsi-asumsi tidak benar’. Dia mengatakan kepada harian itu bahwa Trump International Hotels Management telah membuka sebuah rekening pada sebuah bank di China yang punya sejumlah kantor di Amerika Serikat guna membayar pajak-pajak setempat.

“Tidak ada kesepakatan, transaksi, atau kegiatan bisnis lainnya yang pernah terwujud dan, sejak 2015, kantor itu tidak aktif,” kata Garten. “Meskipun rekening bank tetap terbuka, rekening tersebut tidak pernah digunakan untuk tujuan lain,” katanya. (bpc2)

Berita Terkini

Kamis, 03 Desember 2020 17:18

Pochettino Tertarik Latih PSG?

#PSG

Kamis, 03 Desember 2020 16:44

Dituduh Langgar Sanksi PBB, Ini Bantahan China

#china #as #pbb

Kamis, 03 Desember 2020 16:23

Hampir 21 Ribu Orang di Riau Sudah Positif Corona

#corona #covid #riau

Kamis, 03 Desember 2020 14:06

Begini Gambaran Literasi dan Inklusi Asuransi di Riau

#asuransi #ojk #riau

Kamis, 03 Desember 2020 14:01

Arsenal Siap Sambut 2,000 Fans di Stadion

#ARSENAL

Kamis, 03 Desember 2020 13:38

PBB Sebut Bantuan Kemanusiaan Meningkat  di Tahun Depan Akibat Covid-19

#pbb #bantuan #kemanusian #covid-19

Kamis, 03 Desember 2020 12:32

Kemenag Riau Diminta Himbau Masyarakat Tak Rayakan Natal dan Tahun Baru 2021

#natal #tahunbari2021 #liburpanjang #liburakhirtahun