Tenaga Medis AS Sesalkan Vaksinasi Covid-19 Sangat tak Adil

Selasa, 29 Desember 2020 13:52
Tenaga Medis AS Sesalkan Vaksinasi Covid-19 Sangat tak Adil

BERTUAHPOS.COM — Sejumlah tenaga medis di Amerika Serikan [AS] sudah mulai disuntik vaksin Covid-19. Namun tenaga medis [seperti dokter dan perawat] di salah satu rumah sakit termuka menyesalkan soal distribusi vaksin yang tak adil dan kacau balau.

Di rumah sakit di Massachusetts, New York, Arizona, Kalifornia, para profesional medis mengatakan mereka yang paling terpapar dengan pasien Covid-19 tidak selalu yang pertama mendapatkan vaksinasi. Sedangkan tenaga medis lain yang memiliki sedikit atau tidak ada kontak dengan pasien Covid-19 telah menerima vaksinasi.

Advertisement

“Ini benar-benar terasa seperti tamparan di wajah,” kata Jennifer DeVincent sebagai perawat rumah sakit top Mass General Brigham dilansir dari NPR yang dikutip dari Republika.co.id, Selasa, 29 Desember 2020.

Di Mass General Brigham, staf rumah sakit rencananya menggunakan aplikasi untuk mendaftar vaksinasi. Setiap orang diurutkan ke dalam “gelombang” berbeda yang dimaksudkan untuk memprioritaskan mereka yang paling berisiko. Namun, rencana tersebut tidak jelas hingga membuat mereka mengaturnya sendiri.

Baca: Mueller “Hengkang” Dari Malaysia Airlines

DeVincent merawat pasien selama layanan tersedia. Ia kerap terlewat periode pendaftaran vaksinasi karena jam kerjanya amat fleksibel. “Mereka yang paling berhasil mendaftar vaksinasi karena punya waktu yang banyak,” ujar DeVincent.

Sementara peluncuran vaksin berjalan lancar di banyak rumah sakit, tantangan serupa muncul di tempat-tempat seperti New York-Presbyterian dan Stanford Medicine. Di Maricopa County Arizona, pemerintah daerah bertanggung jawab atas distribusi. Sementara pemerintah lokal mencoba untuk menyurvei tenaga kesehatan (nakes) dan memprioritaskan mereka berdasarkan berbagai faktor risiko.

Desas-desus berkembang tentang tautan yang seharusnya bersifat pribadi tetapi membiarkan siapa pun membuat janji. Seorang dokter, yang tidak mau disebutkan namanya, menyebut peluncuran vaksinasi di Maricopa County agak tidak teratur dan matang untuk dieksploitasi.

Di New York, seorang dokter yang berafiliasi dengan Northwell Health melakukan 10 atau lebih tes Covid-19 sehari pada pasien. Namun ia belum bisa mendapatkan vaksinasi. “Benar-benar sangat menjengkelkan,” kata dokter yang juga tidak mau disebutkan namanya itu.

Dokter tersebut mengatakan rumah sakit Northwell dengan jaringan 23 rumah sakit dan 74 ribu karyawan belum banyak berbagi informasi vaksinasi. Para nakes hanya diminta menunggu. “Tunggu giliranmu, dan kamu akan diundang ketika kamu diundang,” ucap dokter itu soal kapan mendapat vaksinasi. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 16 Januari 2021 16:32

Joe Taslim Bakal Beraksi di Mortal Kombat 2021

#MortalKombat #hiburan #JoeTaslim

Sabtu, 16 Januari 2021 16:16

Khitan Massal at Home Kedepankan Protokol Kesehatan

#sosial #khitan

Sabtu, 16 Januari 2021 16:03

Air Gambut Riau Hitam dan Kotor? Sekarang, Dulu Lain

#GAMBUT

Sabtu, 16 Januari 2021 15:32

Kepulauan Meranti Difokuskan Jadi Sentra Budidaya Ikan Kakap dan Bawal

#bisnis #budidayaikan #meranti

Sabtu, 16 Januari 2021 14:34

ESDM Catat Target Lifting Migas Riau 2020 Lampaui Target

#migas #lifting #bisnis

Sabtu, 16 Januari 2021 14:30

Gempa Majene: 43 Tewas Akibat Tertimpa Bangunan

#SULBAR

Sabtu, 16 Januari 2021 13:30

Hentikan Vaksinasi Jika Ada Efek Samping Serius

#EfekSamping #vaksin #sinovac #kesehatan

Sabtu, 16 Januari 2021 12:57

23 Orang di Norwegia Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin

#vaksinasi #kesehatan #internasional