• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Spanyol dan Belanda Bunuh 1 Juta Ternak untuk Cegah Corona

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Agustus 2020
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Otoritas di Spanyol dan Belanda sudah membunuh 1 juta ternak sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran wabah corona. Mereka mengikuti jadi sebuah studi yang sedang dikembangkan oleh para ilmuan di sana.

Virus ini diketahui diduga awalnya terinveksi pada kelewawar, lalu menular kemanusia. Beberapa hewan peliharaan termasuk kucing, harimau dan anjing, beberapa kasus juga telah terkonfirmasi. Namun memang belum ada kasus baru penularan kembali dari hewan ke manusia.

Kondisi ini menjadi pertimbangan Spanyol dan Belanda mengambil tindakan pencegahan. Wabah ini telah membuat hewan memiliki risiko besar karena pekerja yang terinfeksi, meskipun pejabat masih tidak yakin.

Namun pemerintah Belanda dan seorang peneliti dan para ilmuwan sedang menyelidiki apakah ada kemungkinan penyebaran ulang dari hewan ke manusia.

Wabah seperti itu terjadi di peternakan bulu Spanyol di dekat La Puebla de Valverde. Kepala daerah pertanian dan lingkungan, Joaquín Olona, mengatakan ditemukan tujuh dari 14 karyawan, termasuk pemiliknya, dinyatakan positif pada akhir Mei. Sebanyak dua karyawan lain terinfeksi bahkan setelah operasi ditutup.

Lebih dari 92 ribu hewan berbulu yang diternakkan diperintahkan untuk dibunuh di peternakan di wilayah Aragon, Spanyol timur laut. Keputusan ini setelah sembilan dari 10 hewan diperkirakan telah tertular virus itu.

“Kami berasumsi bahwa itu mungkin akan ditransmisikan kembali kepada orang-orang lagi,” katanya merujuk pada setidaknya dua pekerja yang terinfeksi. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Geger! Deninteldam XIX/TT Bongkar Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Riau

...

Read moreDetails
Inilah 3 Pilihan Mesin Cuci Hemat Listrik untuk Rumah Tangga

Inilah 3 Pilihan Mesin Cuci Hemat Listrik untuk Rumah Tangga

Rekomendasi 4 Laptop Asus untuk Kerja Terbaik, Kerja Semakin Gacor

Rekomendasi 4 Laptop Asus untuk Kerja Terbaik, Produktivitas Semakin Gacor!

Kegiatan imunisasi dan pengukuran tumbuh kembang anak pada rangkaian kegiatan pra event Founders Day 2026.

RAPP Gelar Rangkaian Kegiatan Berbagi bagi Masyarakat di Founders Day 2026

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

Spesifikasi dan Harga Honor X9e Pro Bawa Baterai 11.000 mAh dan Fast Charging

Spesifikasi dan Harga Honor X9e Pro Bawa Baterai 11.000 mAh dan Fast Charging

Next Post
Nuklir

Laporan PBB: Korea Utara Kembangkan Perangkat Nuklir Mini untuk Rudal Balistik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.