• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PKBI dan IOM Perkuat Pemahaman Pengungsi Soal Isu Kekerasan Berbasis Gender

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
29 Desember 2020
imigran

Seminar tema: Jangan Diam tentang Kekerasan Berbasis Gender. (Istimewa)

113
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — PKBI Riau bekerjasama dengan Internasional of International Organization of Migration [IOM] memperkuat pemahaman pengungsi [kaum imigran] di Pekanbaru soal isu kekerasan berbasis gander.

Ketua PKBI Riau Khairunnas mengatakan langkah ini perlu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya kekerasan berbasis gender di lingkungan pengungsian. Hal ini disampaikannya dalam seminar bertema: Don’t be Silent on Gender-Based Violence [Jangan Diam tentang Kekerasan Berbasis Gender]

“PKBI Riau sebagai mitra IOM yang menfasilitasi upaya pencegahan dan penangan kekerasan berbasis gender merasa sangat perlu untuk mensosialisasikan tentang keadilan gender dan  meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Gender Base Violence [GBV] kepada para pengungsi termasuk upaya upaya pencegahan dan penanganan kasus GBV,” katanya, Selasa, 29 Desember 2020 di Pekanbaru.

Dia mengatakan ada dua poin penting yang menjadi penegasan dalam kegiatan ini. Selain meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengungsi terhadap issu kekerasan berbasis gender, diharapakan pengungsi paham langkah-langkah penanganan yang harus mereka lakukan.

“Seperti yang kita ketahui, kekerasan berbasis gender merujuk kepada kekerasan yang melibatkan laki-laki dan perempuan, dimana biasanya yang menjadi korban adalah perempuan sebagai akibat adanya distribusi kekuasaan yang timpang antara laki-laki dan perempuan,” tambah Khairunnas.

Covid-19 sejauh ini telah membuat keadaan semakin tidak kondusif karena semua orang harus hidup di luar kondisi normal seperti biasa. Tekanan-tekanan seperti ini tentunya akan dirasa semakin barat bagi kaum pengungsi, sebab mereka semakin dihadapkan pada ketidakpastian.

“Keadaan yang dialami oleh keluarga-keluarga yang mengurung diri di rumah telah berkontribusi pada tingkat kekerasan berbasis gender. Tidak terkecuali juga dialami oleh para pengungsi yang ada di Pekanbaru,” tambahnya.

Penyedia layanan di Indonesia dalam hal ini pemerintah dan NGO telah mencatat adanya peningkatan hingga 50%  kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual dan bentuk kekerasan berbasis gender lainnya, semenjak pandemi dimulai.

“Permasalahan ini menjadi semakin parah dikarenakan korban atau penyintas kekerasan berbasis gender mungkin mengalami kesulitan dalam mobilitas untuk mencari bantuan atau ketersediaan bantuan itu sendiri. Kami berharap situasi seperti ini cepat berlalu dan setiap permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan sebaik mungkin,” tuturnya. (bpc2)

Tags: imigranIOMpengungsipkbi riau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rumbai Ujung Disiapkan untuk Menampung Pengungsi Rohingya
Internasional

Rumbai Ujung Disiapkan untuk Menampung Pengungsi Rohingya

...

Read moreDetails
pengungsi afghanistan

Para Pengungsi Afghanistan di Pekanbaru Minta Segera Dipindahkan

Imigran Rohingya

Kasus Pengungsi Rohingya Melarikan Diri Sudah Terjadi Sejak Dipindahkan dari Lhokseumawe

Tertahan Bertahun-Tahun, Apa Permasalahan Imigran Afghanistan di Pekanbaru?

Tertahan di Indonesia Bertahun-Tahun, 14 Imigran di Pekanbaru Ingin Bunuh Diri

Didemo, Kemenkumham Riau Pastikan Hak Dasar Imigran Terpenuhi

Next Post
Lahan terbakar di Riau, banjir akhir 2020

Pantauan Banjir, BPBD Riau: Debit Air Waduk PLTA Koto Panjang Masih Normal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.