• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Buntut Pelabelan Cek Fakta, Pegawai Twitter Diserang Pendukung Trump

Romi J. by Romi J.
28 Mei 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kepala Integrasi Situs Twitter, Yoel Roth mendapatkan serangan dari para pendukung presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Pasalnya, para pendukung Trump menuduh Roth adalah sosok paling bertanggungjawab atas pelabelan ‘cek fakta’ di cuitan Trump.

Twitter kemudian membela sang pegawai. Dalam pernyataan resminya, Twitter menyebutkan Roth bukanlah satu-satunya orang yang bertanggungjawab atas pelabelan cuitan Trump.

“Tidak ada individu di Twitter yang bertanggung jawab atas kebijakan kami atau tindakan penegakan. Sangat disayangkan melihat seorang pegawai menjadi target atas hasil keputusan perusahaan,” bunyi pembelaan Twitter, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis 28 Mei 2020.

Sebelumnya, Trump mengancam akan mengawasi dengan ketat bahkan menutup media sosial.

Hal ini terjadi setelah cuitannya soal ‘mailing voting’ akan membuat pemilu di AS penuh kecurangan dilabeli ‘cek fakta’ oleh Twitter.

Twitter membantah dan menyebutkan bahwa kicauan Trump tidak benar dan tidak mempunyai dasar bukti yang kuat.

Dibawah kicauan Trump, Twitter mencantumkan link untuk menuju sumber berita seperti Washington Post dan media lain yang memuat tulisan tentang mailing voting.

Akibatnya, Trump marah besar. Dia kemudian mengancam akan mengatur secara ketat dan bahkan menutup media sosial. Dia tidak menyebutkan media sosial yang mana, namun dipastikan Trump menunjuk Twitter. (bpc2)

Tags: Trumptwitter
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Finance

Dampak Kebijakan Tarif Impor Donald Trump: Pukulan bagi Ekspor Indonesia dan Stabilitas Perdagangan Global

...

Read moreDetails
elon musk mengakuisisi twitter

Elon Musk Lebih Pilih Urusan Twitter Ketimbang Hadiri KTT G20

#tangkapferdinand, Ferdinand Hutahaean Dilaporkan ke Polisi, tweet

Ferdinand Hutahaean Dilaporkan ke Polisi: Silahkan Saja!

anies baswedan

Unggah Video Bersama Warga, Anies Baswedan Dinyinyirin Warganet

Akun Twitter Penyebar Seskaeee Diblokir

Catatan Sejarah 6 Desember: Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, Picu Kemarahan Dunia

Next Post

Soal New Normal, Muhammadiyah: Wajar Tumbuh Persepsi kehidupan Masyarakat Dikalahkan Kepentingan ekonomi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.