• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hamka, Napak Tilas Kehidupan Jurnalis Hingga Jadi Sastrawan yang Mufassir

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 September 2020
Hamka
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Awal tahun 1936, Malik alias Abdul Malik Karim Amrullah yang dikenal dengan nama Hamka, ke Medan, merintis tradisi jurnalistiknya. Setelah dia menulis roman berbahasa lokal pertamanya, Si Sabariah. Ditambah kisah Laila Majnun yang dicetak Balai Pustaka (1932), hingga best seller (tiga kali cetak ulang).

Merasa passion-nya sebagai penulis lebih tajam daripada guru, di kota ini ia kembali membesarkan majalah Pedoman Masyarakat di bawah binaan Yayasan Al-Busyra. Malik pun menjadi Pemred hingga Pedoman Mayarakat punya 4.000 eksemplar, dengan nama pena Hamka. 

Sebagai pemimpin redaksi, Hamka yang berasal dari Sungai Batang Agam Sumbar ini menulis cerita bersambung mengenai situasi sosial khususnya masyarakat Minangkabau kala ini, maka lahirlah sebuah karya maestro Di Bawah Lindungan Ka’bah. Kisah kasih Zainab dan Hamid yang kandas karena adat kala itu. Hingga Balai Pustaka kembali tertarik menerbitkannya tahun 1938. 

Semangat menulisnya tak pernah kendor saat menulis Tenggelamnya Kapal Van der Wijck. Kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang juga kandas karena sentiment kedaerahan. Idenya dia dapat saat lawatannya ke Makasar tahun 1930-an waktu berkecimpung dalam pergerakan Muhammadiyah.

Habis Gelap Terbitlah Terang

Hamka kembali ke Bukittinggi membesarkan Muhammadiyah sembari tetap menulis. Melawan masa suram dalam hidupnya di akhir tahun 1945. 

Tiga tahun berikutnya ia mengungsikan keluarganya ke Sungai Batang Agam. Baru tahun 1949 dia kembali mengirim keluarganya ke Jakarta. Dia pun kembali menulis di surat kabar Merdeka, majalah Mimbar dan majalah Hikmah. 

Ceramah tertulisnya pun rutin tertuang dalam Gema Islam hingga tahun 1964. Ujian tersuram ketika Hamka dituduh plagiat karya sastra Perancis oleh Lekra, sayap binaan PKI tahun 1962. Terlebih kedekatan Hamka dengan tokoh Masjumi. 

Puncaknya pada Ramadhan 1383, bertepatan 27 Januari 1964 dia dijebloskan ke penjara, karena dianggap melawan Soekarno. Gelap dan dinginnya lantai penjara (2 tahun) dan tahanan rumah/tahan kota (4 bulan) dia habiskan menulis tafsir Al Azhar. ”Terima kasih,” kata Buya Hamka pada rezim yang membuatnya berkarya di penjara waktu itu. (bpc5)

 

Tags: buya hamkakarya hamkatulisan hamka
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Toleransi Muhammadiyah-NU: Buya Hamka dan KH Idham Khalid

...

Read moreDetails

Pernah Berseteru, Pramoedya Ananta Toer Malah Menyuruh Anaknya Belajar Agama Kepada Buya Hamka

Catatan Sejarah 24 Juli: Buya Hamka Meninggal Dunia

Perjuangan untuk Islam Buya Hamka di Dewan Konstituante

Pramoedya, Tokoh Sastra Indonesia, Pernah Berselisih dengan Buya Hamka

Belajar Toleransi Muhammadiyah-NU dari Buya Hamka dan KH Idham Khalid

Next Post
Puan Maharani

Catatan 6 September: Lahirnya Puan Maharani, Ketua DPR yang Tengah Viral

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.