Catatan 9 September: Mangkatnya Sultan Ma’moen Al Rasyid, Pendiri Istana Maimun

Senin, 09 September 2019 08:31
Catatan 9 September: Mangkatnya Sultan Ma’moen Al Rasyid, Pendiri Istana Maimun

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sultan Ma’moen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah yang bertakhta tahun 1879-1924 adalah Raja Kesultanan Deli yang kesembilan. Saat pengangkatannya, Sultan Ma’moen masih sangat kecil.

Untuk membantu sultan yang masih belia ini, dibentuk Pemangku Raja, yang beranggotakan tiga orang, yaitu Tengku Soelaiman, Tengku Soeloeng Laoet, dan Tengku Abdurrahman. Setelah sultan genap berusia 17 tahun, barulah dia ditabalkan menjadi Sultan Deli.

Advertisement

Dimasa Sultan Ma’moen, perdagangan tembakau Deli semakin maju dan berkembang. Deli mencapai puncak kemakmurannya.

Pada tahun 1886, Sultan Ma’moen mendirikan sebuah istana di Kampung Bahari. Kemudian, Tahun 1888, Sultan Ma’moen meletakkan sendiri batu pertama untuk pembangunan Istana Maimun.

Baca: Khutbah Jumat: Bencana Hidup Jauh Dari Al-Qur’an

Pembangunan Istana Maimun selesai pada tahun 1891. Sultan kemudian pindah ke Istana Maimun. Untuk mendukung aktivitas pemerintahan, didirikan sebuah mahkamah atau Kantor Kerapatan Sultan. Juga pada tanggal 21 Agustus 1906, didirikan Masjid Raya Kota Ma’sum.

Di masa pemerintahannya, Sultan Ma’moen juga banyak membangun fasilitas umum. Selain itu, Sultan Ma’moen juga membangun 800 masjid demi syiar Islam.

Pada 9 September 1924, Sultan Ma’moen mangkat. Namun, peninggalannya seperti Istana Maimun masih dapat dilihat hingga sekarang. (bpc2)