‘Rahasia Kemenangan’ Soeharto Memberantas PKI

Rabu, 30 September 2020 06:30
‘Rahasia Kemenangan’ Soeharto Memberantas PKI

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kemunculan Soeharto dalam penumpasan G30S bukan kebetulan, tapi bagian setingan AS. Kenyatannya Jenderal Ahmad Yani dan Nasution memang tidak setuju ancaman komunis, tapi masing-masing mereka masih bersabar dengan langkah presiden. 

Sebagaimana Soekarno, juga menganggap PKI sebagai bagian komponen bangsa. Hal ini diutarakan oleh Dr. Mhd Saeri, M.Hum, dosen Fisip HI Universitas Riau saat berdiskusi dengan bertuahpos.com di kediamannya pekan ketiga September 2020 lalu.

Advertisement

Faktanya di Tangan Soekarno, PKI besar

Dubes AS Howard Jones berusaha menarik Bung Karno lepas dari pengaruh PKI, tapi berdasarkan laporan Washington, usaha ini gagal. Jika Bung Karno terbunuh, maka PKI akan mengambil alih kekuasaan. 

Baca: Pulau Jawa Ternyata Lebih Padat dari Sebagian Besar Dunia

Sementara AS berkepentingan mempengaruhi peristiwa politik di indonesia, karena persaingan ideology. Dan militer AS melawan Uni Sovyet (sekarang Rusia), di era perang dingin. 

Kepada Jones, Soekarno saat di Istana Merdeka menuturkan rasa curiga atas intervensi politik AS pada politik dalam negeri Indonesia (laporan majalah Angkasa edisi koleksi CIA — Dinas Rahasia Paling Berpengaruh di Dunia; hal 57 (2010). 

“Soekarno dalam kondisi ini menggertak Barat, sehingga sedikit mepet ke blok Timur. Geo politiknya kira-kira begitu. Karena Soekarno menyadari, dia tidak kuat sendiri berhadapan dengan barat,” ulas Saeri.

“Karena itu, harus mepet blok Timur (Sovyet). Namun konsekuensinya komunisme dalam negeri justru terbesarkan. Mau tidak mau, sejarah tidak bisa ditolak, di tangan soekarno PKI itu besar,” sambung lulusan doktor Hubungan Internasional UKM ini (2017).

Back up CIA di Belakang Soeharto

CIA diduga tidak hanya memberi informasi pada Soeharto, tapi juga mendorong PKI melakukan aksi tanggal 30 September itu. Tanggal itu memang diciptakan untuk PKI sendiri. 

Ini penting bagi CIA. Karena kudeta itu pasti dilakukan PKI, dan keuntungan bagi Soeharto, Pertama kapan dia mau jadi pimpinan kalau jenderal senior tidak digeser? Kudeta memangkas itu. 

Kedua; Karena jendral senior tadi terlalu akomodatif terhadap Soekarno, sementara Soeharto tidak sepakat tentang hal itu. Dan di Kostrad, dia punya pasukan. 

Ketiga; Terjadi  pembiaran. Jenderal di pinggirkan, PKI disikat. Itu analisisnya, persoalan benar atau tidak hanya Soekarno yang menjawabnya. (bpc5)

Berita Terkini

Jumat, 04 Desember 2020 11:35

900 Tempat Tidur Masih Tersedia di Ruang Isolasi Pemerintah

#ruangisolasi #kapasitastempattidur #pasiencovid #corona

Jumat, 04 Desember 2020 11:15

Proyeksi Nasib Harga CPO di Awal 2021, Adakah Kabar Gembira?

#hargasawit hargacpo #cpo2021 #sawit2021

Jumat, 04 Desember 2020 10:30

Siapkan Kompetensi Anda, PT Riau Petroleum Segera Buka Pendaftaran Calon Direksi dan Komisaris

#direksi #riaupetroleum #bumd #komisaris

Jumat, 04 Desember 2020 10:17

Begini Nasib Anggota Polisi yang Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq

#hbs #rizieq #habibrizieq #polisi #penggal

Jumat, 04 Desember 2020 09:30

Pemprov dan Pemda Riau Didesak Segera Daftarkan Aset dan Tanah ke BPN

#aset #tanah #pemprov #riau #bpn

Jumat, 04 Desember 2020 09:03

Kapolda Riau Tegaskan Jajarannya Harus Netral

#PILKADA

Jumat, 04 Desember 2020 08:01

Saat Konflik Aceh Berakhir, Korban 15 Ribu Jiwa

#ACEH