Catatan Sejarah 4 Januari: Penyelundupan Soekarno-Hatta ke Yogyakarta

Selasa, 04 Januari 2022 05:00
Catatan Sejarah 4 Januari: Penyelundupan Soekarno-Hatta ke Yogyakarta

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketika Presiden Soekarno memutuskan memindahkan ibukota RI ke Yogyakarta, prosesnya dilakukan sangat rahasia.

Pada 2 Januari 1946, Bung Karno memutuskan untuk memindahkan ibukota ke Yogyakarta. Waktu itu, Bung Karno sempat berpesan bahwa tidak ada yang membawa barang atau harta benda.

“Aku pun tidak,” tegas Bung Karno waktu itu.

Penyelundupan pemimpin tertinggi ke Yogyakarta akan dilakukan pada 3 Januari, pukul 18.00 WIB. Penyelundupan ini akan menggunakan kereta api luar biasa (KLB).

Baca: Syamsuar Kesal ke Kepala OPD: Jujur Tahun Ini Paling Parah

Bung Karno dan Bung Hatta ditempatkan di 2 gerbong paling belakang. Proses naik ke kereta juga dilakukan secara cepat. Kalau tidak, bisa diketahui serdadu KNIL Belanda.

Rangkaian kereta berangkat dari Pegangsaan pada pukul 18.00 WIB. Seluruh lampu gerbong sengaja dipadamkan agar serdadu KNIL mengira kereta api ini kosong.

Rangkaian kereta ini sempat berhenti di Stasiun Mangarai. Semua penumpang harus menahan napas ketika ada serdadu KNIL yang memperhatikan gerbong kereta.

Akhirnya, setelah melewati Stasiun Klender, kereta bisa melaju dengan kecepatan 90 kilometer per jam. Dalam gelap malam, kereta ini menuju Yogyakarta membawa pemimpin bangsa. Tak ada harta benda, kecuali 2 mobil kepresidenan.

Akhirnya, pada tanggal 4 Januari 1946, pukul 07.00 WIB pagi, kereta sampai di Stasiun Tugu. Maka, resmilah Yogyakarta sebagai ibukota Indonesia waktu itu. (bpc4)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.