• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 4 Januari: Penyelundupan Soekarno-Hatta ke Yogyakarta

Romi J. by Romi J.
4 Januari 2022
139
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketika Presiden Soekarno memutuskan memindahkan ibukota RI ke Yogyakarta, prosesnya dilakukan sangat rahasia.

Pada 2 Januari 1946, Bung Karno memutuskan untuk memindahkan ibukota ke Yogyakarta. Waktu itu, Bung Karno sempat berpesan bahwa tidak ada yang membawa barang atau harta benda.

“Aku pun tidak,” tegas Bung Karno waktu itu.

Penyelundupan pemimpin tertinggi ke Yogyakarta akan dilakukan pada 3 Januari, pukul 18.00 WIB. Penyelundupan ini akan menggunakan kereta api luar biasa (KLB).

Bung Karno dan Bung Hatta ditempatkan di 2 gerbong paling belakang. Proses naik ke kereta juga dilakukan secara cepat. Kalau tidak, bisa diketahui serdadu KNIL Belanda.

Rangkaian kereta berangkat dari Pegangsaan pada pukul 18.00 WIB. Seluruh lampu gerbong sengaja dipadamkan agar serdadu KNIL mengira kereta api ini kosong.

Rangkaian kereta ini sempat berhenti di Stasiun Mangarai. Semua penumpang harus menahan napas ketika ada serdadu KNIL yang memperhatikan gerbong kereta.

Akhirnya, setelah melewati Stasiun Klender, kereta bisa melaju dengan kecepatan 90 kilometer per jam. Dalam gelap malam, kereta ini menuju Yogyakarta membawa pemimpin bangsa. Tak ada harta benda, kecuali 2 mobil kepresidenan.

Akhirnya, pada tanggal 4 Januari 1946, pukul 07.00 WIB pagi, kereta sampai di Stasiun Tugu. Maka, resmilah Yogyakarta sebagai ibukota Indonesia waktu itu. (bpc4)

Tags: HattaSoekarnoYogyakarta
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pesona Pantai Indrayanti di Gunungkidul Hamparan Pasir Putih, Tebing Karst dan Sunset
Lifestyle

Pesona Pantai Indrayanti di Gunungkidul Hamparan Pasir Putih, Tebing Karst dan Sunset

...

Read moreDetails
Wisata Jogja Tumpeng Menoreh, Restoran Menyatu dengan Alam

Wisata Jogja Tumpeng Menoreh, Restoran Menyatu dengan Alam

Selasa Malioboro Yogyakarta

Menikmati Selasar Malioboro, Kawasan Klasik Warisan Budaya yang Jadi Lokasi Wisata

Catatan Sejarah 3 Januari: Ibukota RI Dipindahkan ke Yogyakarta

gunung merapi erupsi

Gunung Merapi Erupsi, Jarak Luncur Awan Panas 1,8 KM

Agustus

Catatan Sejarah 1 Desember: Mundurnya Bung Hatta Dari Wapres RI

Next Post

1071 WNI Masih Dirawat Akibat Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.