• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sekda dan Dua Pejabat Kabupaten Inhu “Kunjungi” Kejati Riau

Romi J. by Romi J.
23 November 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, Ir Hendrizal MSi dan dua pejabat eselon dua di Kabupaten Indragiri Hulu, Senin 23 November 2020, “mengunjungi” Kantor Kejaksaan Tinggi Riau. Belum diketahui pasti maksud kedatangan tiga pejabat teras tersebut.

Pantauan di lapangan, Sekdakab Inhu, Hendrizal, Kepala Inspektorat Inhu, Boyke dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Inhu, Ibrahim Alimin, tiba di Kantor Kejati Riau sekitar pukul 09.15.WIB. mereka menggunakan kendaraan dinas masing-masing, Sekda menggunakan mobil Fortuner warna Putih BM 6 B, Kepala Inspektorat, Fortuner BM 13 B dan Kepala Badan Pengelola Keuangan, mobil Kijang Innova BM 1122 B.

Setelah melapor di Pelayanan Terpadu Satu Pintu, ketiganya, langsung menaiki lantai lima Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau. Sekitar pukul 13.00 WIB, ketiga turun secara bertahap dan meninggalkan Kantor Kejati Riau, dimulai dari Kepala Inspektorat, Boyke. Boyke yang dikonfirmasi bertuahpos.com tentang maksud kedatangannya, mengatakan dirinya datang untuk menanyakan perkembangan perkara guru yang di Inhu.

Ketika ditanya apakah kedatangannya ke Kejati Riau, terkait perkara dugaan korupsi lainnya di Pemkab Inhu, yang saat ini ditangani Kejati Riau, seperti dugaan korupsi dana rutin di Bagian Protokol Setdakab Inhu dan dugaan korupsi APBD Inhu mantan Bupati Thamsir Rahman, Boyke mengaku tidak tahu dengan hal tersebut. “Hanya menanyakan perkembangan perkara guru itu,” ujarnya.

Dari catatan bertuahpos.com saat ini ada dua perkara korupsi lainnya di Pemkab Inhu yang ditangani Kejati Riau, yakni dugaan korupsi dana rutin Bagian Protokol Setdakab Inhu dan dugaan korupsi APBD Inhu mantan Bupati Thansir Rahman.

Terkait dugaan korupsi dana rutin Bagian Protokol ini, baru-baru ini penyidik memeriksa Kabag Protokol Supandi. Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, DR Mia Amiati SH MH, mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui, APBD pada bagian protokol tersebut antara lain dipergunakan untuk SPPD.

Dalam pelaksanaannya lanjut Kajati Riau, ada pemotongan sebesar 20 persen dari yang diserahkan kepada pelaksana kegiatan. Tim juga menemukan untuk tiket, pelaksana tidak pernah dipesan langsung oleh pelaksana, tapi dikoordinir PPTK, setelah dipotong.

Kemudian, Bendahara Pembantu tidak melakukan usulan dari pelaksana kegiatan. Ada kemungkinan bukti-bukti aspal dan  ditemukan pertanggungjawaban yang real. Berdasrkan keterangan saksi-saksi, menyebutkan, hal ini kebijakan pimpinan. Hasil pemotongan 20 persen tersebut untuk kepentingan lain, seperti THR, uang duka dan lainnya.

Akibat perbuatan tersebut, negara dirugikan sebesar Rp450 juta yang dihitung sendiri oleh penyidik Kejari Inhu. Dalam waktu dekat tim penyidik akan menetapkan S sebagai tersangka. “Kemana muaranya, kemana uàng hasil pemotongan tersebut mengalir masih kita dalami. Siapa pimpinan Kabag Protokol ini, apakah ada aliran dana, itu sedang kita dalami,” ujar Mia.

Sementara terkait dugaan korupsi APBD Inhu mantan Bupati Thamsir Rachman, Asisten Tindak Pidana Khusus, Kejati Riau, Hilman Azazi SH, yang dikonfirmasi sebelumnya mengatakan masih ada yang belum mengembalikan kerugian negara dalam perkara tersebut. Sebelunnya pada perkara yang menjerat mantan Bupati Thamsir Rachman tersebut, diduga merugikan negara Rp116 miliar. (bpc17)

Tags: Berita Indragiri HuluinhuKejati riau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam
Lingkungan

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

...

Read moreDetails
150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Pasang Surut dan Angin Kencang Hambat Pemadaman di Desa Bayas Jaya

Pasang Surut dan Angin Kencang Hambat Pemadaman di Desa Bayas Jaya

Karhutla Riau Kembali Muncul, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhu dan Bengkalis

Karhutla Riau Kembali Muncul, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhu dan Bengkalis

Tekan Angka Stunting, Tim Kukerta UNRI Edukasi Warga Indragiri Hulu soal PMT

Tekan Angka Stunting, Tim Kukerta UNRI Edukasi Warga Indragiri Hulu soal PMT

I Dewa Gede Wirajana Resmi Dilantik sebagai Kajati Riau, Jaksa Agung Ingatkan Soal Integritas

I Dewa Gede Wirajana Resmi Dilantik sebagai Kajati Riau, Jaksa Agung Ingatkan Soal Integritas

Next Post
ketahanan pangan riau

Riau Perkirakan Produksi Padi Capai 269 Ribu Ton

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.