Ini Hasil Pemeriksaan Komnas HAM Terkait Penyebab Kematian Ustadz Maheer

Kamis, 18 Februari 2021 17:36
Ini Hasil Pemeriksaan Komnas HAM Terkait Penyebab Kematian Ustadz Maheer

BERTUAHPOS.COM — Soni Eranata alias Maaher At-Thuwailibi di rumah tahanan Bareskrim Polri, karena sakit. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Nasioal Perlindungan Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Menurut Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, berbagai keterangan yang telah mereka himpun dari pihak kepolisian dan keliar, juga mengarah pada hasil pemeriksaan itu.

Advertisement

“Keterangannya sama. Intinya, bahwa memang meninggal karena sakit. Bukan seperti yang dikatakan di Sosmed karena tindakan lain, itu nggak ada. Tapi Karena sakit,” terang Anam di Kantor Komnas HAM, Kamis 18 Februari 2021.

Namun Anam enggan merinci jenis penyakit apa yang diderita Maaher hingga meninggal dunia, dengan alasan menghargai hak almarhum.

BACA JUGA:  PBB Minta Bukti Kalau Anak Penguasa Dubai Masih Hidup

Baca: Catatan Sejarah 14 Januari: Bom Sarinah Tewaskan 8 Orang

Meski demikian, Anam menyatakan bahwa Komnas HAM telah mendapatkan keterangan dan dokumen lengkap ihwal riwayat penyakit yang diderita Maaher dari kepolisian.

Tapi dia menegaskan, hanya pemilik tubuh dan pihak keluarga yang berhak membuka ke publik mengenai riwayat penyakit dan kondisi kesehatan Maaher.

“Sehingga nggak bisa dibuka di publik. Kita pastikan Komnas HAM dapat info lengkap. Termasuk hasil laboratorium dan sebagainya,” kata Anam.

Di sisi lain, Anam menuturkan bahwa pelbagai perawatan kesehatan yang diterima Maaher selama masih di tahanan, berjalan baik.

Hal tersebut terkonfirmasi dari keterangan pihak keluarga maupun dari pihak kepolisian.

BACA JUGA:  Ancaman SKCK Pelajar Ikut Demo, Fadli Zon: Melanggar HAM

Bahkan, Anam melanjutkan, Maaher mendapatkan akses yang mudah dan cepat untuk terus menerima perawatan medis selama di penjara.

“Bahkan beberapa kali ada treatment khusus diberikan. Misalnya kelonggaran, mengunjungi melihat, nggak cuma keluarganya, tapi juga semua komunitasnya bisa melihat langsung,” kata dia.

Maaher merupakan tersangka kasus ujaran kebencian yang diduga menghina anggota Wantimpres, Luthfi bin Ali bin Yahya di media sosial.

Dia dinyatakan meninggal dunia pada 8 Februari 2021 lalu karena sakit di rumah tahanan Bareskrim, Mabes Polri.

Pihak kepolisian sendiri enggan membeberkan riwayat penyakit yang diderita Maaher sebelum meninggal. Polisi berdalih hal itu karena sensitif dan disebut berkaitan dengan nama baik almarhum. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 27 Februari 2021 05:00

Catatan Sejarah 27 Februari: Gempa 8,8 SR Guncang Chile, 525 Meninggal Dunia

peringatan tsunami diberikan kepada negara-negara Pasifik.

Jumat, 26 Februari 2021 20:31

OJK Pastikan Kinerja Perbankan di Riau Terkendali di Tengah Efek Perlambatan Ekonomi

Dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya risiko kredit.

Jumat, 26 Februari 2021 19:30

Manfaatkan Tol untuk Stimulus UMKM, Dumai Berusaha Bangkit dari ‘Keterpurukan Ekonomi’ 

Dumai sudah diuntungkan dengan hadirnya tol. UMKM bisa didorong untuk tumbuh.

Jumat, 26 Februari 2021 18:37

Ini Penjelasan Lengkap Aturan Baru Vaksin Mandiri

Peremnkes Nomor 10 rahun 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 17:25

Kajati Riau Lantik Lima Kajari dan Dua Koordinator

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021.

Jumat, 26 Februari 2021 16:55

Waspada, Ini Tanda-Tanda Keberadaan Buaya Muara

Di Riau sendiri, ada banyak laporan masyarakat yang menjadi korban buaya muara

Jumat, 26 Februari 2021 16:38

Vaksin Mandiri ‘Cederai’ Prinsip Kesetaraan, Petisi pun Digalang

Vaksin mandiri telah melanggar prinsip kesetaraan.

Jumat, 26 Februari 2021 15:30

realme Narzo 30 Diluncurkan Maret dengan Kekuatan Baterai Jumbo

realime Nazro 30 akan diluncurkan pada 3 Maret 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 15:01

Soal Karhutla, M Adil: Pulang, Langsung Rapat

dia akan segera menggelar rapat dengan Forkompimda di Meranti terkait karhutla

Jumat, 26 Februari 2021 14:39

Dilantik Jadi Bupati, Adil Janjikan Segera Laksanakan Visi Misi

Tentang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, UMKM, air bersih