Bupati Bengkalis Amril Mukminin Divonis 6 Tahun Penjara, Hak Poltik Dicabut 3 Tahun

Senin, 09 November 2020 18:08
Bupati Bengkalis Amril Mukminin Divonis 6 Tahun Penjara, Hak Poltik Dicabut 3 Tahun
Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin. (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bupati Bengkalis periode 2016-2021 Amril Mukminin divonis enam tahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi menerima gratifikasi secara berlanjut, sesuai dengan kedakwaan ke satu primer Jaksa Penuntut Umum.

Vonis ini dibacakan majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina SH MH, pada sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin 9 November 2020. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini sama dengan tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

Advertisement

Selain hukuman penjara, terdakwa Amril Mukminin juga dihukum membayar denda sebesar Rp500 juta. Hakim juga memberikan hukuman tambahan beruoa pencabutan hak untuk dipilih sebagai pejabat publik selama tiga tahun setelah masa hukuman berakhir.

Sesuai dakwaan kesatu primer JPU KPK sebelumnya disebutkan, terdakwa Amril Mukminin, pada sekitar 2016 – 2017 atau setidak-tidaknya pada kurun waktu tertentu antara tahun tersebut, telah menggunakan jabatannya untuk menerima hadiah berupa uang sebesar 520 ribu dolar Singapura, atau sebesar Rp5,2 miliar.

Baca: Kajati Riau Apresiasi Pemkab Inhu Laporkan Dugaan Pemerasan 64 Kepsek Oleh Jaksa ke KPK

Uang tersebut dia terima melalui Azrul Nor Manurung yang tidak lain adalah ajudan terdakwa dari Ichsan Suadi selaku pemilik PT Citra Gading Asritama (PT CGA). Uang tersebut  diserahkan melalui Triyanto, yakni pegawai PT CGA.

Padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya.

Di pengadilan terungkap diketahui atau patut diduga bahwa uang tersebut diberikan agar Amril Mukminin  mengupayakan PT CGA melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan jalan Duri–Sei Pakning yang dibiayai dari APBD Kabupaten Bengkalis (multy years).

Apa yang dilakukan terdakwa bertentangan dengan kewajibannya selaku Kepala Daerah, sebagaimana Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dan ditambah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah, maupun kewajiban selaku Penyelenggara Negara sebagaimana Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. (bpc17)

Berita Terkini

Jumat, 04 Desember 2020 20:34

Menanti Prioritas Pembangunan APBD Riau 2021

#apbd #opini #anggaran

Jumat, 04 Desember 2020 18:38

Kondisi Geografis Riau Hambat Distribusi Logistik Pilkada, Wagubri: Harus Ditangani Serius!

#pilkada2020 #pilkadariau #logistikpilkada

Jumat, 04 Desember 2020 17:34

Ada Dugaan Kartel, KPPU Nilai Ada yang ‘Aneh’ dengan Harga Bawang Putih

#bawanghputih #hargabawangputih #kartelbawangputih #kppu

Jumat, 04 Desember 2020 17:15

Habib Rizieq Hanya Bawa Pengacara Saat Diperiksa, Bukan Massa

#hbs #rizieq #rizieqdiperiksa #fpi

Jumat, 04 Desember 2020 16:50

Jabatan Plh Walikota Dumai Diperpanjang

#plh #walikotadumai #zulkiflias #kpk

Jumat, 04 Desember 2020 15:32

Kucing Hutan dan Musang Diamankan dari Tempat Wisata di Pekanbaru

#kucinghutan #satwaliar #satwadilindungi

Jumat, 04 Desember 2020 14:30

Aturan Baru Tarif Ekspor Sawit Efektif Berlaku 10 Desember Ini

#tarifekspor #sawit #bpdpks #kemenkeu #cpo

Jumat, 04 Desember 2020 13:30

BKD Riau Terganggu dengan Isu Pelantikan Pejabat

#pelantikan #pejabat #pemprovriau