• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sri Mulyani: Rp100 Triliun Masih Mengendap di Rekening Pemda

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Februari 2020
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM–Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan lebih dari Rp100 triliun simpanan Pemda mengendap di rekening daerah pada Desember 2019 lalu. “Dana ini tidak dibelanjakan,” katanya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa, 11 Februari 2020.

Dia mengatakan, pihanya masih mencarikan solusi tepat agar dana negara tidak hanya bersifat pindah akun saja. Sri Mulyani mengakui bahwa jumlah dana sebesar Rp100 triliun yang mengendap itu sudah lebih rendah dari sebelumnya. (Baca: Modus Baru Korupsi Dana BOS, Sri Mulyani: Elu Masih Mau Jadi Kepsek Nggak?)

“Pemda sempat mengendapkan dana sampai Rp200 triliun di rekening kas umum daerah (RKUD). Baru menurun jelang Desember, ini pun masih di atas Rp100 triliun pada akhir Desember 2019,” kata Sri Mulyani.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk memonitor penyaluran dana desa.

“Tak hanya itu, pemerintah juga akan melakukan pembinaan agar dana desa bisa digunakan secara efektif. Kami akan bekerja sama. Kami akan buat semacam tim bersama,” ujar Tito.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Primanto Bhakti membuka ‘rahasia’ kenapa dana transfer triliunan rupiah banyak yang mengendap di rekening kas daerah. Menurutnya, endapan dana terjadi karena perencanaan anggaran di daerah buruk.

Akibat perencanaan buruk tersebut, dana transfer yang dikirimkan pemerintah ke daerah gagal dimanfaatkan secara maksimal. Dengan demikian, realisasi dana yang dikucurkan tak sama dengan rencana awal. “Lalu ada juga yang karena pembayaran dilakukan di belakang,” ucap dia. (bpc3)

Tags: PemdaSri mulyani
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Airlangga Bantah Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Prabowo
Nasional

Airlangga Bantah Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Prabowo

...

Read moreDetails
Anggaran penanganan stunting

Menangis saat Rapat Bahas APBN 2025, Sri Mulyani Minta Maaf

Naik Signifikan, Realisasi Belanja Pangan 2023 Tembus Rp112,7 Triliun

anggaran persiapan pemilu 2024

Pemerintah Alokasikan Rp14 T untuk Persiapan Pemilu 2024

surat cinta sri mulyani, RAPBN 2023

Sri Mulyani: RAPBN 2023 didesain fleksibel untuk Redam Gejolak Ekonomi Global

kondisi ekonomi indonesia, rupiah menuat terhadap dolar as, realisasi apbd

Sri Mulyani Sebut Realisasi APBD Turun 9,4%

Next Post
Adhara Perez (8 Tahun) IQ-nya lebih tinggi dari Einstein (Foto: Istimewa)

Seberapa Penting Melatih Anak Berfikir Kritis?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.