Realisasi Anggatan Covid-19 di Riau Baru Sekitar 50%, BPKAD: Kami Sangat Hati-hati

Jumat, 11 September 2020 11:51
Realisasi Anggatan Covid-19 di Riau Baru Sekitar 50%, BPKAD: Kami Sangat Hati-hati
ilustrasi

Realisasi Anggatan Covid-19 di Riau Baru Sekitar 50%, BPKAD: Kami Sangat Hati-hati

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemprov Riau mengklaim mereka sangat hati-hati dalam melakukan realisasi anggaran Covid-19. Hal inilah yang dianggap menjadi penyebab mengapa realisasi dana Covid-19 itu masih sedikit.

Advertisement

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah menekankan kepada daerah agar sesegera mungkin untuk belanja, salam rangka untuk mengungkit daya beli masyarakat, agar pertumbuhan ekonomi yang negatif bisa ditekan. Hal ini beberapa kali disampaikan Presiden pada kesempatan pertemuan dengan kepala daerah.

Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Provinsi Riau Indra mengakui bahwa sejak awal, sikap kehati-hatian dalam realisasi anggaran corona sudah diingatkan oleh Gubernur Riau Syamsuar. “Kami hanya tidak ingin hal ini menjadi masalah di kemudian hari, akibat ketidakhati-hatian, ” ungkapnya, Jumat, 11 September 2020.

Baca: COVID-19 RIAU: Bertambah 38 Kasus Terkonfimasi, Ini Kasus Terbanyak

Dia meminta kepada semua pihak untuk bisa memaklumi kondisi ini. Beberapa tahapan sebelum anggaran itu dikucurkan, pihaknya harus melakukan konsultasi dengan pihak terkait.

Dirincikan, realisasi anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Riau sudah mencapai 49,03% dari total anggaran yang sudah disiapkan yakni Rp 477 miliar. Anggaran untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp477 miliar ini didapatkan dari penggeseran anggaran dari APBD Riau 2020.

“Anggaran untuk penanganan Covid-19 tersebut di bagi menjadi tiga pos. Yakni untuk penanganan kesehatan, kemudian untuk pemulihan ekonomi dan terakhir dialokasikan untuk jaring pengaman sosial,” kata Indra. (bpc2)