Partisipasi Wakaf Tinggi, Ekonomi Syariah Dipersiapkan Secara Terintegrasi

Selasa, 26 Januari 2021 11:15
Partisipasi Wakaf Tinggi, Ekonomi Syariah Dipersiapkan Secara Terintegrasi
Menteri Kuangan RI, Sri Mulyani. (JPNN.com)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengatakan antusiasme partisipasi wakaf oleh masyarakat di Tanah Air sangat tinggi.

Pemerintah saat ini fokus pada pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara terintegrasi.

Advertisement

Menurut Sri Mulyani hingga 20 Desember 2020, totol wakaf terkumpul hingga Rp328 miliar, sedang project based wakaf mencapai Rp 597 miliar.

“Selain itu, tahun lalu (BWI) dan para nazhir (pengelola) memobilisasi wakaf uang dan menginvestasikannya pada Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS). CWLS merupakan instrumen baru yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, dimana imbal hasil dari CWLS digunakan untuk membiayai berbagai program sosial,” ujarnya, seperti dikutip dari Konta.co.id, Selasa, 26 Januari 2021.

BACA JUGA:  BI Sebut Pasar Syariah di Negara Non Muslim Berkembang Pesat

Baca: 77 Keluhan Masuk ke OJK Riau

Dia menambahkan menjelang akhir Januari 2021, sudah terkumpul sebanyak Rp54 miliar dalam bentuk CWLS.

Seiring dengan berkembangnya sektor ekonomi dan keuangan syariah, dia menambahkan, sektor dana sosial syariah yang mencakup zakat, infaq, shodaqoh, dan wakaf juga merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan.

Sebagai bentuk pengembangan tersebut, Pemerintah melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan lembaga terkait meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang.

Sri Mulyani berujar program ini merupakan gerakan berupa edukasi dan sosialisasi wakaf uang diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk berwakaf.

“Gerakan nasional wakaf uang dan brand ekonomi syariah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi syariah serta mempercepat visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia,” jelas Menkeu

BACA JUGA:  Sri Mulyani Sebut Ekonomi Syariah Itu Kearifan Lokal

Dengan tingginya partisipasi masyarakat,  dalam wakaf, para stakeholder atau pemangku kepentingan  akan mengembangkan pengelolaan wakaf uang untuk memperkuat Islamic Social Safety Net.

Dia menambahkan, dengan pengelolaan yang amanah, transparan dan profesional, wakaf uang dan instrumen keuangan berbasis wakaf dapat membantu percepatan pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 08 Maret 2021 05:00

Catatan Sejarah 8 Maret: Saat Belanda Bertekuk Lutut Kepada Jepang

Tak punya pilihan lain, Tjarda dan Ter Poorten memilih menyerah tanpa syarat

Minggu, 07 Maret 2021 23:05

The Magic of Thinking Success, Terjual Lebih Dari 30 Juta Eksemplar

Buku Laris Internasional, Sangat Rekomendasi

Minggu, 07 Maret 2021 17:38

Kasus Mafia Vaksin Covid-19 Palsu Dunia Terbongkar

Polisi menangkap empat tersangka.

Minggu, 07 Maret 2021 16:30

KPAI Sebut Banyak Siswa Putus Sekolah Akibat Pandemi Covid-19

“Secara data KPAI ada dua siswa yang meninggal selama semester genap tahun ajaran 2020/2021.”

Minggu, 07 Maret 2021 15:34

113 Izin Alih Fungsi Blok Rokan Dikebut Jelang Agustus 2021

Jelang alih kelola Blok Rokan

Minggu, 07 Maret 2021 15:03

The Magic of Thinking Big, Buku Terbaik Sepanjang Masa

Buku Terbaik Sepanjang Masa, Rekomendasi

Minggu, 07 Maret 2021 14:53

Noto Soeroto, Anomali Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Dalam konsep pikiran Noto, yang harus dicapai adalah Kerajaan Belanda Raya, dengan negara induk (Belanda) dan koloni-koloninya membentuk politik kolonial ideal

Minggu, 07 Maret 2021 14:32

BSI Dorong UMKM di Riau Melek QRIS, Transaksi Digital Bakal Jadi Gaya Hidup

Transaksi digital dengan QRIS

Minggu, 07 Maret 2021 12:30

Pandangan Rocky Gerung Bagaimana Elektabilitas AHY Bangkit Usai ‘Kudeta’

“Saya kira justru itu akan menaikkan simpati pada AHY.”