Ini 3 Perusahaan Teknologi yang Bakal Melantai di Bursa Efek Indonesia

Senin, 15 Februari 2021 10:45
Ini 3 Perusahaan Teknologi yang Bakal Melantai di Bursa Efek Indonesia

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan akan ada tiga perusahaan berbasis teknologi yang sebentar lagi akan melantai di pasar bursa. Diperkirakan paling cepat pada kuartal I/2021 ini. 

Saat ini, tiga perusahaan itu tengah mengurus proses penawaran saham ke publik (Initial Public Offering/IPO).

Advertisement

“Apabila semua proses berjalan sesuai rencana, tiga perusahaan itu diperkirakan dapat tercatat di bursa paling cepat pada kuartal I 2021 ini,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada awak media, Senin, 15 Februari 2021.

Nyoman belum ingin mengungkap siapa saja tiga perusahaan teknologi tersebut. Namun sebelumnya, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menyebut IPO akan dilakukan oleh perusahaan teknologi dengan status unicorn.

Baca: Pemesanan ORI011 capai Rp 17,4 triliun

BACA JUGA:  Order Book Saham, Apa itu Bid Vol, Bid, Aks Vol dan Ask?

Unicorn adalah status yang disematkan kepada perusahaan rintisan (start up) namun nilai valuasinya sudah di atas US$1 miliar. Laksono sempat menyebut memang ada beberapa perusahaan yang menjalin komunikasi dengan BEI untuk IPO.

Lebih lanjut, Nyoman mencatat ada 25 perusahaan yang akan IPO pada awal tahun ini. Data per 11 Februari 2021 menyatakan seluruhnya dalam proses evaluasi pencatatan saham di BEI.

Di sisi lain, saat ini ada 20 perusahaan sektor teknologi yang tercatat di BEI. Ia mengatakan indeks IDXTECHNO yang merupakan indeks saham-saham teknologi mencatatkan kinerja pertumbuhan terbaik dibanding Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Begitu juga dengan indeks sektoral lainnya. Tercatat, IDXTECHNO tumbuh 108,74 persen secara tahunan per 5 Februari 2021. Sementara IHSG hanya tumbuh 2,89 persen sampai periode yang sama.

“Hal ini mencerminkan bahwa investor menyambut baik dan mengapresiasi perusahaan-perusahaan dari sektor teknologi yang saat ini sudah tercatat di BEI,” jelasnya.

Nyoman memastikan BEI terbuka perusahaan teknologi maupun sektor lain yang memiliki rencana IPO di bursa efek. Ia berharap IPO dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi Indonesia.

“Kami siap mendukung perusahaan dan membuka pintu diskusi selebar-lebarnya apabila dibutuhkan pendampingan atau informasi mengenai proses IPO dan pencatatan efek di Indonesia,” pungkasnya, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com

(bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 27 Februari 2021 05:00

Catatan Sejarah 27 Februari: Gempa 8,8 SR Guncang Chile, 525 Meninggal Dunia

peringatan tsunami diberikan kepada negara-negara Pasifik.

Jumat, 26 Februari 2021 20:31

OJK Pastikan Kinerja Perbankan di Riau Terkendali di Tengah Efek Perlambatan Ekonomi

Dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya risiko kredit.

Jumat, 26 Februari 2021 19:30

Manfaatkan Tol untuk Stimulus UMKM, Dumai Berusaha Bangkit dari ‘Keterpurukan Ekonomi’ 

Dumai sudah diuntungkan dengan hadirnya tol. UMKM bisa didorong untuk tumbuh.

Jumat, 26 Februari 2021 18:37

Ini Penjelasan Lengkap Aturan Baru Vaksin Mandiri

Peremnkes Nomor 10 rahun 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 17:25

Kajati Riau Lantik Lima Kajari dan Dua Koordinator

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021.

Jumat, 26 Februari 2021 16:55

Waspada, Ini Tanda-Tanda Keberadaan Buaya Muara

Di Riau sendiri, ada banyak laporan masyarakat yang menjadi korban buaya muara

Jumat, 26 Februari 2021 16:38

Vaksin Mandiri ‘Cederai’ Prinsip Kesetaraan, Petisi pun Digalang

Vaksin mandiri telah melanggar prinsip kesetaraan.

Jumat, 26 Februari 2021 15:30

realme Narzo 30 Diluncurkan Maret dengan Kekuatan Baterai Jumbo

realime Nazro 30 akan diluncurkan pada 3 Maret 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 15:01

Soal Karhutla, M Adil: Pulang, Langsung Rapat

dia akan segera menggelar rapat dengan Forkompimda di Meranti terkait karhutla

Jumat, 26 Februari 2021 14:39

Dilantik Jadi Bupati, Adil Janjikan Segera Laksanakan Visi Misi

Tentang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, UMKM, air bersih