• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Indonesia Rentan Ikut ‘Jejak’ Korsel dan Australia yang Kini Masuk Resesi Ekonomi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 Juli 2020
Resesi ekonomi

Ilustrasi

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kondisi ekonomi Indonesia sangat rentan mengikuti ‘jejak’ Korea Selatan (Korsel) dan Australia, yang kini sudah masuk dalam resesi ekonomi. Kondisi itu akan terjadi jika memang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III mengalami penyusutan.

Soal penyusutan pertumbuhan ekonomi nasional ini dijelaskan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu. Pada kuartal ke II pertumbuhan ekonomi diperkirakan minus 4,3%. Ini angka yang besar.

Kondisi ini sebelumnya sudah diwanti-wanti oleh Presiden Joko Widodo saat dia mengumpulkan seluruh Gubernurnya dalam sebuah pertemuan di Istana Negara. Jokowi meminta kepada daerah agar secepat mungkin melakukan realisasi APBD pada kuarta II, dengan harapan bisa menekan perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional.

BBC News Indonesia melaporkan, para pakar ekonomi meyakini masuknya Korea Selatan dan Singapura dalam resesi menjadi indikator bahwa Indonesia juga akan mengalami nasib yang sama. Mengingat kedua negara tersebut merupakan mitra-mitra perdagangan yang cukup besar.

Perkuat Ekonomi Domestik

Solusinya untuk sementara ini, menurut pakar ekonomi, bagaimana perekonomian domestik bisa didorong sebaik mungkin. Jika langkah ini bisa dilakukan dengan maksimal, kemungkinan dampak yang dialami Indonesia tidak seburuk kedua negara itu.

Menurut peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara, Korsel dan Australia merupakan mitra dagang yang penting begi Indonesia. Kedua negara ini berkontribusi besar dari sisi penanaman modal asing.

Menurut data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi asing untuk kuartal kedua 2020 melambat sebesar 6,9% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Poin ini juga termasuk dalam hal yang diingatkan oleh Jokowi beberapa waktu lalu. “Kita tidak lagi bisa menghadapi investasi (untuk pemulihan ekonomi dalam waktu dekat). Tidak bisa mengharapkan perbankan. Satu-satunya cara realisasi benja daerah yang harus direalisasikan secepat mungkin,” kata Jokowi.

Resesi ekonomi terjadi ketika pertumbuhan ekonomi minus, atau berada di bawah 0%, selama dua kuartal berturut-turut. Kementerian Keuangan memperkirakan penurunan yang terjadi pada kuartal kedua, yaitu periode April hingga Juni, berada di minus 4,3%.

“Kemungkinan besar, Indonesia akan mengalami resesi pada kwartal ke III dengan proyeksi pertumbuhan minus 2-3%. Dengan demikian kondisi ekonomi kita sama dengan Korsel dan Australia,” kaga Bhima. (bpc2)

Tags: financepemulihan ekonomi nasionalpertumbuhan ekonomi nasionalResesi ekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Lahirnya B.J. Habibie
Insight

Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar

...

Read moreDetails
Fraud adalah kejahatan

Bahaya Fraud, Bisa Runtuhkan Ekonomi Negara

transaksi digital

E-Commerce Melonjak, Transaksi Digital Meningkat Pesat, Pasar Rakyat Semakin Ditinggalkan?

pajak perdagangan sistem elektronik

Rp15 Triliun Lebih Pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Berhasil Dikumpulkan dari 161 Pelaku Usaha

Transaksi QRIS

730 Ribu Warga Riau Telah Gunakan QRIS dengan Total 15 Juta Transaksi

Investor baru bsi

Al Rajhi Bank Tertarik jadi Investor Baru BSI, Erick Thohir Ogah Buru-buru

Next Post
Ernest Prakasa kritik jokowi

Komika Ernest Prakasa Kritik Jokowi Soal Gibran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.