• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Begini Pandangan Lee Kuan Yew dalam Penyelamatan Ekonomi Indonesia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 September 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Lee Kuan Yew (LKY) mantan Presiden Singapura, sebelum wafat sempat menulis buku terakhirnya One Man’s View of The World. LKY dan elit politik Singapura menganggap perkembangan Indonesia, sebagai negara raksasa yang penting bagi rencana strategis mereka.

Contohnya pada tahun 1960-an, seorang rekan LKY Goh Keng Swee  meramalkan Indonesia akan pecah. Tetapi itu tidak terjadi. LKY mencatat kalau peran Suharto yang dia kenal dekat, menyelamatkan keadaan, bahkan kemudian berhasil membangun Indonesia. Meskipun gagal mengatasi korupsi dan nepotisme.

“Dia membandingkan Indonesia dan Myanmar. Kata LKY kedua negara itu dikaruniai sumber alam melimpah yang dipimpin seorang militer. Tetapi Jenderal Ne Win memilih jalur sosialisme. Seandainya Suharto tidak teguh komitmennya melaksanakan kebijakan pembangunan, Indonesia akan mengalami nasib serupa Myanmar,” kata Prof Boediono, dalam Ekonomi Indonesia (2016).

Boediono menilai Lee Kuan Yew berpandangan meskipun indonesia mengalami kemajuan ekonomi mengesankan, sistem pemerintahan sentralistik rezim Suharto bukan jawaban menjaga keutuhan negeri Indonesia yang beragam.

“Menurut LKY ada satu warisan pendiri Indonesia yang perannya sangat sentral bagi keutuhan bangsa, yaitu Bahasa Indonesia. Namun ada 3 masalah yang harus diatasi apabila Indonesia ingin maju, pertama kemacetan proses politik, kedua korupsi, dan ketiga infrastruktur yang buruk,”, kata Boediono mengutip LKY.

LKY sangat menggarisbawahi pentingnya pembangunan infrastruktur. Karena kutuhan politik suatu bangsa bisa berlanjut jika dilandasi keutuhan ekonomi. Dan keutuhan ekonomi berlanjut jika jaringan trasportasi dan komunikasi antar daerah efisien.

Coba kita simak pesan LKY yang dikutip kembali  Prof Boediono: Dalam 20 sampai 30 tahun mendatang , saya tidak melihat negeri ini akan mengalami perubahan mendasar. Malaysia barangkali akan maju lebih cepat, karena secara geografis negara ini lebih menyatu. Sistem transportasinya lebih baik, dan angkatan kerjanya lebih mempunyai motivasi.

“Meskipun mengalami kemajuan, ekonomi indonesia masih mengandalkan pada sumber alam dan penduduknya masih menggantungkan pada alam. Bukan pada apa yang dapat mereka ciptakan dengan kedua tangan mereka”.

Kata-kata LKY semoga memecut bangsa Indonesia kian bergerak meraih sukses. Terlebih setelah covid 19 memorakmorandakan ekonomi Indonesia. (bpc5)

Tags: ekonomi IndonesiaLee Kuan Yew
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal
Ekonomi

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

...

Read moreDetails
Pola Kemitraan UMKM dengan Perusahaan Besar Akan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Ini Pertimbangan Pemerintah Tunda Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Sinyal Bahaya, Keuangan Rumah Tangga Tertekan, Risiko Gagal Bayar Pinjol Dekati Ambang 5%

Sinyal Bahaya, Keuangan Rumah Tangga Tertekan, Risiko Gagal Bayar Pinjol Dekati Ambang 5%

Batam Bisa Menjadi "Dubai Kecil" di Sumatera Lewat Investasi dan Kebijakan Terbuka 

Batam Bisa Menjadi “Dubai Kecil” di Sumatera Lewat Investasi dan Kebijakan Terbuka 

Foto grafis: Bertuahpos

OJK Buka Ruang Perluasan Dana Pensiun di Tengah Bonus Demografi

Next Post
Hijab segi empat

Cara Kreasi Hijab Segi Empat yang Modis dan Elegan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.