Seni Menabung Ala Jepang, Supaya Tak “Menangis” di Tanggal Tua

Kamis, 18 Juni 2020 22:55
Seni Menabung Ala Jepang, Supaya Tak “Menangis” di Tanggal Tua

BERTUAHPOSN.COM — Orang Jepang punya seni dalam bagaimana cara mereka menabung agar tetap bisa bertahan bahkan hingga di penghujung bulan.

Akun Instagram @finfolkchannel memposting sebuah grafis dengan judul: Anti Merana di Tanggal Tua? Kamu Harus Cobain Seni Menabung Ala Orang Jepang. 

Dalam informasi itu dijelaskan teknik-teknik bagaimana orang Jepang menyisihkan pendapatan bulanan mereka sehingga cukup untuk bertahan sampai gaji bulan selanjutnya keluar.

Cara menabung ini ternyata dibahas dalam sebuah buku yang berjudul: Kakeibo, the Japanes Art of Saving Money, yang ditulis oleh Fumika Chino. Ada 4 pertanyaan penting yang menjadi prinsip dasar dari buku ini.

Baca: Apa Itu Telur Infertil? Kenapa Tak Boleh Dijual dan Dikonsumsi?

Pertanyaan pertama, berapa yang kamu punya? Lalu, berapa uang yang akan kamu belanjakan? Berapa uang yang sebenarnya dibelanjakan? Dan, bagaimana cara memperbaiki kondisi keuangan kita?

Catat semua pertanyaan ini dan tuliskan jawabannya. Ini adalah trik pertama cara menabung ala orang Jepang.

Trik selanjutnya, pada awal bulan, tulis semua pendapatan dan pengeluaran tetap. Gaji, cicilan mobil, uang kos, dan lain-lainnya. Selisih antara pendapatan dan pengeluaran akan menunjukkan berapa uang yang tersedia sampai akhir bulan.

Selanjutnya, susunlah pengkategorian pengeluaran:

  • Pokok: makanan, transportasi, obat.
  • Kreasi: cemilan, makan di luar, ngopi dan lainnya.
  • Kebiasaan: beli buku, nonton bioskop, workshop dan lainnya.
  • Ekstra: Kado, service mobil dan lainnya.
Lalu buatlah komitmen agar kamu bisa menabung lebih. Misal, bawa makan siang ke tempat kerja (kantor), kurangin nongkrong, ngopi, rokok dan lainnya.
Pada Kakeibo, fokus utamanya adalah mengurangi pengeluaran untuk makanan. Kakeibo membagi jenis makanan berdasarkan nutrisinya (karbo, daging dan ikan, susu dan telur, buah dan sayur). Intinya dengan Kakeibo selain mengatur keuangan juga perlu mengatur pola makan.
Di akhir bulan atau diakhir tahun, silahkan adu pendapatan dan pengeluaran. Pada metode Kekaibo, pendapatan disimbolkan dengan babi dan pengeluaran disimbolkan dengan serigala.
Metode Amplop
 
Di Jepang memberikan uang secara fisik yang dimasukkan ke dalam amplop sampai saat ini masih direkomendasi. Oleh sebab itu kita jadi tahu persis berapa uang yang tersedia untuk pengeluaran tertentu, misalnya, makan.
Bedanya kalau pakai amplop dengan pakai ATM, kalau yang di amplop makan sudah habis, berarti kamu tidak akan menjadi overspending.
 
Kira-kira begitu trik-trik yang dipakai orang Jepang untuk mengelola financial planner terhadap kebutuhan sehari-hari mereka. Sekali lagi, beda negara beda budaya. Kali aja, Sahabat Bertuah bisa memberlakukan trik ini.
(bpc3)