Menengok Toko Buku di Zaman Dinasti Abbasiyah

Senin, 14 September 2020 07:01
Menengok Toko Buku di Zaman Dinasti Abbasiyah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Budaya membaca di kalangan muslim sangat baik di zaman Dinasti Abbasiyah berkuasa. Ada banyak toko buku di kota Baghdad.

Masjid di zaman Dinasti Abbasiyah bukan pusat keagamaan, juga menyimpan buku-buku.

Advertisement

Sejarawan barat, Philip K Hitti dalam bukunya yang berjudul History of The Arabs (1937) menuliskan ada banyak toko buku di Baghdad pada tahun 891 M. Jumlahnya mencapai ratusan, dan berderet di ruas jalan yang sama.

Selain di Baghdad, toko buku kemudian bermunculan di kota-kota muslim lainnya, seperti di Damaskus dan Kairo.

Baca: Catatan Sejarah 24 Juni: Belanda Angkat Kaki dari Yogyakarta

Toko-toko buku tersebut umumnya berukuran kecil. Namun, ada juga yang berukuran besar, karena selain berfungsi untuk tempat penjualan, juga berfungsi sebagai pusat aktivitas ahli dan penyalin naskah.

Para pemilik dan penjual buku ini mendapatkan tempat terhormat di mata masyarakat. Mereka selain menjual buku juga berprofesi sebagai penulis kaligrafi, penyalin, dan juga ahli sastra. (bpc4)