• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Inilah Mitos-Mitos yang Dipercaya dalam Investasi Saham

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Mei 2020
investasi bodong
122
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Semakin ke sini, ada banyak orang yang kian sadar bahwa berinvestasi itu penting. Salah satu instrumen investasi yang juga banyak dilirik yakni saham.

Namun, sejak duhulu kala hingga zaman generasi +62, masih ada beberapa mitos yang dipercaya tentang investasi saham. Ini sebenarnya bukan salah masyarakat. Melainkan hanya bukti bahwa literasi tentang saham, masih belum semua orang bisa menerimanya.

Apa saja mitos-mitos tentang berinvestasi saham itu? Melansir dari Instagram @idx_riau, berikut diantaranya.

1. Investasi saham itu rumit dan butuh keterampilan khusus.

Ini mitos. Faktanya siapapun bisa berinvestasi di saham. Bahkan orang yang tidak punya keterampilan khusus sekalipun bisa sukses ketika dia berinvestasi di saham. Kunci untuk mengerti bagaimana cara berinvestasi di saham tidak perlu ijazah S1 dengan lulusan terbaik. Cukup dengan niat untuk belajar, Anda dijamin bisa mengerti tentang cara berinvestasi pada instrumen ini.

2. Investor konservatif tak cocok berinvestasi di pasar saham

Ini juga mitos. Bursa sebenarnya telah memberikan banyak pilihan investasi untuk semua jenis investor. Bahkan salah satu program yang bisa dipilih yakni investor konservatif. Caranya dengan ikut kampanye #yuknabungsaham yang digalakkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk diketahui, investor konservatif adalah investor yang cenderung mencari aman, menghindari risiko kerugian (full risk averser) dan cenderung menjaga nilai pokok investasi mereka.

3. Trading lebih untung daripada investasi jangka panjang.

Nah, kalau yang ini 50:50. Bisa benar, bisa juga nggak. Namun yang menentukannya ialah kemampuan dan modal dari masing-masing investor. Kalau sudah sangat matang ilmunya, dan sudah khatam tentang pasar modal, boleh tu, jadi trader untuk dapat keuntungan lebih. Tapi mereka yang investasi dengan modal gede untuk tujuan jangka panjang, juga bisa untuk kok.

4. Investasi saham hanya untuk orang elit dan butuh modal banyak.

Ini jelas mitos, apalagi untuk generasi +62. Dulu memang jadi investor di pasar modal butuh duit banyak. Itulah alasan mengapa terus ada pembaharuan sistem di bursa. Saat ini, cukup dengan modal Rp100.000, siapapun sudah bisa menjadi investor dan membeli saham di pasar modal. Saat ini sudah banyak investor-investor muda bermunculan karena memang untuk berinvestasi di saham tidak butuh modal besar. Modalnya hanya uang jajan cepek, sudah bisa jadi bagian dari pemilik perusahaan. Keren kan.

5. Investasi itu bikin cepat kaya.

Yah, ini juga mitos, guys,… Hari gini mau cepat kaya, satu-satunya cara dapat warisan atau menang lotre. Tujuan dari investasi itu memang keuntungan (return), namun keuntungan yang didapat juga logis dengan seberapa besar yang diinvestasikan. Bahkan di sini ada risiko. Intinya, investasi itu bukan hal yang instant. Kalau Anda berinvestasi alasannya ingin cepat kaya, itu kurang tepat.

Keuntungan dadi investasi yang diperoleh para investor sebenarnya tidak terlepas dari karakter dan pengetahuan si investor, dan seberapa banyak dana yang diinvestasikan.

Nah, bagi yang sudah tahu bagaimana. Apakah Anda masih menganggap hal-hal yang selama ini kita ketahui tentang saham adalah sebuah mitos. Hiii… Horor dong. Semoga bermanfaat ya… Good luck…

(bpc3)

Tags: Belajar InvestasiInvestasisaham
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed
Ekonomi

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

...

Read moreDetails
Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Global Digital International Siap Kuasai Penuh Saham Narasi Media Sahwahita

Dua Perusahaan Tambang di Riau Sedang Dievaluasi, Satu Izin Perusahaan Dibekukan

Pemprov Riau Targetkan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kewajiban Rekening BRK Syariah

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Realisasi Investasi Riau Rp20,23 Triliun Tertinggi di Sumatera

Sektor Tambang Pimpin Reli, IHSG Dibuka Menguat

Sektor Tambang Pimpin Reli, IHSG Dibuka Menguat

tugu zapin pekanbaru

Naik 59,62 Persen, Realisasi Investasi Riau Tembus Rp20,23 Triliun

Next Post

Hasil Otopsi, Tubuh Pilot Helikopter Naas Kobe Bryant Tak Ditemukan Alkohol

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.