Catatan Sejarah 24 Juni: Belanda Angkat Kaki dari Yogyakarta

Rabu, 24 Juni 2020 06:06
Catatan Sejarah 24 Juni: Belanda Angkat Kaki dari Yogyakarta

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Yogyakarta diserang dan dikuasai Belanda sejak 19 Desember 1948, dengan apa yang disebut sebagai Operasi Militer II.

Namun, rakyat dan TNI tetap berjuang, sehingga membuktikan kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih ada.

Advertisement

Dunia internasional dan Kekuatan inti pemenang Perang Dunia II, Amerika Serikat mendesak Indonesia dan Belanda menyelesaikan konflik melalui meja perundingan.

Kemudian, tercipta perundingan tiga pihak, yakni Indonesia, Belanda, dan Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO) atau Majelis Konsultatif Federal. Perundingan ini diawasi tim dari PBB yang diketuai Thomas Kingston Critchley.

Baca: Usai Upacara, Pemkab Inhil Gelar Syukuran HUT RI Ke 70

Perundingan ini menghasilkan kesepakatan akan diadakan Konferensi Meja Bundar di Deen Hag, Belanda. Kemudian, Yogyakarta harus dikembalikan ke Indonesia pada 24 Juni 1949.

Dikutip dari wikipedia, tentara Belanda dengan berat hati kemudian mulai meninggalkan Yogyakarta pada 24 Juni 1949. Mereka mundur ke arah utara Yogyakarta menuju Magelang.

Semamgat dan moral tentara Belanda hancur. Mereka dipaksa meninggalkan Yogyakarta tanpa bertempur.

Pada 29 Juni 1949, sisa terakhir tentara Belanda meninggalkan Yogyakarta. Dari arah selatan, TNI kembali masuk Yogyakarta yang dikenal sebagai ‘Yogya Kembali’. (bpc2)