• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Terdakwa Kadiskes Meranti Peroleh Rp60 Juta Lebih dari Jual Rapid Tes

Romi J. by Romi J.
1 Januari 2022
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sidang perkara korupsi alat rapit tes dengan terdakwa dr Misri Hasanto M.Kes bin Jilis, Kamis 30 Desember 2021 kembali dilanjutkan. Dipersidangan terungkap, terdakwa memperoleh Rp60 juta lebih dari hasil penjualan rapid tes yang alatnya merupakan bantuan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pekanbaru.

Sesuai jadwal, Jaksa Penuntut Umum Srimulyani Anom SH, dihadapan majelis hakim hang diketuai Dr Dahlan SH MH, menghadirkan lima orang saksi. Yakni Sardi, pengurus barang pada Diskes Kepulauan Meranti, Ferdi Wirnawan, honorer di Diskes, dr Nurul Pratiwi, dokter PTT Ruang Isolasi Diskes, selaku Pelaksana rapit dan Rahma Yuliana Amd, bidan PTT pada ruang rawat inap covid.

Dr Nurul Pratiwi, dokter PTT Ruang Isolasi Diskes, kepada majelis hakim mengaku selaku Koordinator Pelaksana rapit tes. Saksi memperoleh alat rapit dari terdakwa langsung. Dikatakannya, dalam pelaksanaan rapid tes, masyarakat ada yang berbayar antara Rp150 ribu hingga Rp270.

Yang berbayar dikenakan kepada masyarakat yang ingin keluar dari Kepulauan Meranti melalui pelabuhan. Namun yang merupakan rekomendasi dari terdakwa atau yang ada surat permintaan pelaksanaan rapid tes dari instansi, maka tidak berbayar.

Dari hasil rapid tes berbayar tersebut diperoleh hasil Rp60 juta lebih. Uang ini diserahkan kepada terdakwa dr Misri melalui transfer, ataupun tunai. (bpc17)

Tags: KadiskesehatanMeranti
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kenali Apa Itu Influenza A, Gejala dan Cara Pencegahannya!
Kesehatan

Kenali Apa Itu Influenza A, Gejala dan Cara Pencegahannya!

...

Read moreDetails
RSUP Pekanbaru Disiapkan Jadi Pusat Wisata Medis Sumatera

RSUP Pekanbaru Disiapkan Jadi Pusat Wisata Medis Sumatera

Pemprov Riau Rekrut 90 Perawat BLUD, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan

Pemprov Riau Rekrut 90 Perawat BLUD, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan

Susu Fermentasi Kambing Diuji Klinis untuk Atasi Anemia Remaja

Susu Fermentasi Kambing Diuji Klinis untuk Atasi Anemia Remaja

1.051 Temuan Baru, Kasus HIV di Riau Melonjak

1.051 Temuan Baru, Kasus HIV di Riau Melonjak

drh Tangguh Pitona: Rabies Termasuk Penyakit Mematikan

drh Tangguh Pitona: Rabies Termasuk Penyakit Mematikan

Next Post
citra anies baswedan

Jika Anies Gantikan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Indonesia Sama dengan Jakarta

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.