Syamsuar Sebut Perlu Ada Aturan Jelas untuk Jerat  Perusahan yang Muat Kendaraan Over Kapasitas

Rabu, 05 Januari 2022 15:05
Syamsuar Sebut Perlu Ada Aturan Jelas untuk Jerat  Perusahan yang Muat Kendaraan Over Kapasitas
Gubernur Riau Syamsuar (Foto: Diskominfotik Riau)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU  — Jalan rusak di Riau yang banyak dikeluhkan masyarakat membuat Gubernur Riau Syamsuar serba salah.

Dia mengatakan kondisi jalan di Riau tak bisa disamakan dengan provinsi tetangga seperti Sumatera Barat yang kondisi jalannya selalu mulus hingga di setiap sudut kampung.

“Karena di Sumbar itu tak ada truk perusahaan dengan muatan cangkang hingga berpuluh-puluh ton. Tak ada. Memang di satu sisi ekspor kita tinggi (ekonomi berjalan), namun di sisi lain infrastruktur kita rusak,” katanya.

Atas dasar itu, Syamsuar menyebut pihaknya sudah berdiskusi apakah perlu diberlakukannya semacam kebijakan khusus untuk mengantisipasi potensi cepatnya kerusakan jalan di Riau.

Baca: Tae-yong: Tim Masih Berproses, dan Akan Lebih Baik

Kebijakan itu, kata Syamsuar, bisa dalam bentuk Perda atau sejenisnya.

“Nanti akan kami pelajari dulu. Bisa saja penindakan langsung di tempat. Entah bongkar langsung. Atau perusahaan yang menggunakan jalan dengan muatan tak sepantasnya, barangkali bisa langsung ditindak di jalan, nanti akan kami coba diskusikan dengan DPRD,” jelasnya.

Menurut Syamsuar, tak ada jalan lain selain menertibkan perusahaan-perusahaan yang menggunakan fasilitas infrastruktur jalan dengan ketentuan mengikat. Hal ini menjadi penting mengingat kemampuan APBD Riau sangat tidak memungkinkan untuk kebutuhan perbaikan jalan rusak secara menyeluruh.

Selain itu, kata Syamsuar, UPT Dinas Pekerjaan Umum yang terdapat di daerah harus dibekali dengan sarana dan prasaranan yang memadai, selain anggaran, ketersediaan alat agar bisa melakukan perawatan jalan rusak secara berkelanjutan. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 12:14

Cek di Sini, Kalau Mau Tahu Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengeluarkan data harga bahan olahan karet rakyat atau Bokar. Harga ini berlaku untuk sepekan ke depan.

Selasa, 25 Januari 2022 12:03

Ha? Akun IG Giring Ganesha Hilang, PSI Gelabakan

Akun IG Giring Gaseha (@giring) hilang. Kejadian ini cukup mengagetkan bagi PSI. Sebab, belum parnah terjadi hal seperti itu.

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.