Sentil Perusahaan di Riau, Syamsuar: Tolonglah, Jangan Abaikan Kondisi Jalan Rusak

Sabtu, 15 Januari 2022 12:05
Sentil Perusahaan di Riau, Syamsuar: Tolonglah, Jangan Abaikan Kondisi Jalan Rusak
Gubernur Riau Syamsuar. (dok. Diskominfotik Riau)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar mempertegas kepada setiap perusahaan di Riau agar tidak mengabaikan kondisi jalan-jalan rusak. Terutama terhadap jalan yang memang menjadi tanggung jalan perusahaan itu sendiri.

“Sering kami dapat keluhan dari masyarakat. Mereka minta supaya kami memperbaiki jalan di daerah mereka. Ternyata setelah dicek, status jalannya milik perusahaan,” ujarnya dalam sebuah pertemuan dengan pimpinan perusahaan Migas di Riau belum lama ini.

Dia meminta perusahaan sedikit lebih bertanggung jawab terhadap kondisi masyarakat di lingkungan sekitar operasional mereka. Bukan atas dasar pemerataan pembangunan semata, melainkan ada peran perusahaan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi kesenjangan infrastruktur antara desa, kabupaten dan provinsi.

Syamsuar mengakui, ada banyak keluhan masyarakat terkait kesenjangan infrastruktur di daerah terutama di desa-desa. Padahal mereka hidup berdampingan dengan perusahaan-perusahaan besar. 

Baca: Sidak Disperindag, Pedagang Daging Curhat Omset Turun 50 persen

Dia tak ingin keberadaan perusahaan justru dianggap tidak membawa perubahan perbaikan sama sekali. Minimal dari sisi infrastruktur jalan di lingkungan sekitarnya perusahaan agar juga bisa dinikmati oleh masyarakat setempat.

“Kami mohon terhadap jalan milik perusahaan tolong diprioritaskan pembangunannya, hingga masyarakat yang tinggal di wilayah kerja perusahaan itu dapat menikmati infrastruktur yang sudah dibangun,” kata Syamsuar.

Dia pun turut menjelaskan bahwa keberadaan jalan desa, jalan kabupaten,  provinsi dan jalan nasional, berbeda status dengan jalan-jalan milik perusahaan. Pembangunan jalan-jalan tersebut memang bisa dimaksimalkan dengan memanfaatkan cukuran dana dari APBN. Namun tidak untuk jalan milik perusahaan, yang mada dalam ketentuannya tidak boleh dibangun dengan anggaran negara. 

Dalam sebuah kunjungan ke salah satu desa di Riau, Syamsuar menyebut, dirinya sempat melintasi sebuah jalan dengan kondisi yang jauh dari kata layak. Lalu, terjadi dialog dengan beberapa warga di sana. Mereka memohon agar Pemprov Riau bisa membantu untuk memperbaiki jalan di lingkungan tempat mereka tinggal.

“Tapi setelah saya cek, statusnya itu jalan perusahaan. Artinya tak bisa dibangun dengan dana negara. Jadi tolong lah perusahaan memperhatikan hal-hal seperti ini untuk membantu pemerintah dalam mengatasi kesenjangan infrastruktur di daerah-daerah itu,” ucapnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.