• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Saat Amerika dan Aceh Berperang

Romi J. by Romi J.
1 Agustus 2021
130
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jauh sebelum Indonesia merdeka, rakyatnya sudah pernah berperang melawan negara adidaya di zaman modern ini, Amerika Serikat (AS).

Di tahun 1838, saat itu di Aceh berdiri negara berdaulat Kesultanan Aceh. Salah satu wilayahnya adalah kota perdagangan internasional, Kuala Batu.

Dikutip dari buku ‘Perang Terlama Belanda, Kisah Perang Aceh 1873-1913’, yang ditulis Nino Oktorino, pada tahun 1838, sebuah kapal dagang AS, Friendship, dibajak oleh sekelompok bajak laut di Kuala Batu.

Saat itu, kapal Friendship datang ke Aceh untuk membeli merica. Namun, saat kapten kapal turun ke pantai, tiga kapal perompak datang, menjarah seluruh isi kapal, dan membunuh sebagian awak kapal.

Perompakan kapal Friendship terdengar ke telinga presiden AS ke-7, Presiden Andrew Jackson. Sang presiden marah, dan memerintahkan salah satu kapal terbaik AS saat itu, USS Potomac untuk datang ke Aceh dan menghukum penduduk setempat.

Dibawah komando Komodor John Downes, USS Potomac datang ke Aceh secara diam-diam. Menyamar sebagai kapal berbendera Denmark, USS Potomac berhasil masuk Kuala Batu, dan menurunkan 282 prajurit marinir bersenjata lengkap, dengan dilengkapi meriam ringan.

Pasukan marinir ini kemudian menggempur benteng Aceh, dan membakar kapal-kapal lokal di pelabuhan. Sebagai bantuan tembakan meriam berat, ada USS Potomac yang berada dekat pelabuhan.

Atas serangan ini, prajurit Aceh di Kuala Batu mengalami kekalahan. Seorang uleebalang dan 150 prajuritnya gugur.

Pasukan marinir AS tak puas sampai disitu. Mereka melanjutkan serangan, berakibat 300 orang Aceh lainnya tewas. Hingga akhirnya pemimpin Aceh berjanji tak akan ada perompakan lagi, barulah pasukan AS mengundurkan diri.

Namun, tahun 1838, terjadi lagi perompakan terhadap kapal AS, Eclipse di perairan Aceh. Para awak kapal kembali dibunuh perompak.

AS kemudian mengirimkan empat kapal perangnya menggempur Kuala Batu. Tidak diketahui berapa korban, namun sebuah desa hancur akibat serangan ini.

Setelah dua peristiwa ini, tidak ada lagi laporan perompakan ke kapal berbendera AS di perairan Aceh. Namun, Belanda memanfaatkan dua peristiwa perompakan ini sebagai alasan untuk menaklukkan Aceh. (bpc4)

Tags: Acehamerikaberperang
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hadiah Air Force One Dikritik, Trump: Bodoh Kalau Kita Menolaknya
Internasional

Hadiah Air Force One Dikritik, Trump: Bodoh Kalau Kita Menolaknya

...

Read moreDetails
Harga Minyak Dunia Tembus US$100 Akibat Penutupan Selat Hormuz, AS Semakin Terpojok

Kapal Besar Kembali Melintasi Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata AS-Iran

Inilah Sosok Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Era Baru Politik Iran Telah Dimulai? Indonesia Serukan De-eskalasi Konflik Timur Tengah, Menlu Serahkan Surat Duka untuk Pemimpin Iran

Indonesia Serukan De-eskalasi Konflik Timur Tengah, Menlu Serahkan Surat Duka untuk Pemimpin Iran

Antisipasi Perang Timur Tengah, Pemerintah Minta Jamaah Tunda Keberangkatan Umrah

Antisipasi Perang Timur Tengah, Pemerintah Minta Jamaah Tunda Keberangkatan Umrah

Serangan AS-Israel ke Iran Jadi Ujian Berat Kredibilitas Board of Peace

Serangan AS-Israel ke Iran Jadi Ujian Berat Kredibilitas Board of Peace

Selat Hormuz Terancam Potensi Ditutup Iran, Harga Minyak Dunia Bakal Melonjak Tajam

Selat Hormuz Potensi Ditutup Iran, Harga Minyak Dunia Bakal Melonjak Tajam

Next Post

Ginting: Saya Tak Punya Waktu Memikirkan Kekalahan Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.