Politisi Golkar Sebut Cuitan Ferdinand Hutahaean Sangat Merendahkan Agama Lain

Jumat, 07 Januari 2022 16:03
Politisi Golkar Sebut Cuitan Ferdinand Hutahaean Sangat Merendahkan Agama Lain
Ferdinand Hutahaean.

BERTUAHPOS.COM — Cuitan Ferdinand Hutahaean tentang ‘Allahmu lemah’ dianggap telah merendahkan agama lain. Ferdinand pun disebut terlalu jauh masuk pada keyakinan agama tertentu.

Hal ini diungkapkan oleh politisi Golkar Ace Hasan Syadzily. Secara jelas dia menyebut bahwa pernyataan ‘Allahmu lemah’ berbeda dengan pernyatakan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menyebut ‘Allah tak perlu dibela’.

“Beda lah pernyataan Almarhum Gus Dur yang menyatakan ‘Tuhan tidak perlu dibela’ dengan cuitan Ferdinand Hutahaean tentang ‘Allahmu lemah’,” kata Ace seperti dikutip dari detikcom, Jumat 7 Januari 2022.

Dia juga mengatakan bahwa cuitan Ferdinand memiliki arti merendahkan. Sementara pernyataan Gus Dur ‘Tuhan tidak perlu dibela’ menunjukkan bahwa Tuhan Maha Kuasa. Kedua pernyataan ini memiliki makna yang berbeda meski untuk satu konteks yang sama.

Baca: Rangkaian HUT RI ke-76, Bupati Inhil Hadiri Acara Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas Tembilahan

“Gus Dur menyampaikan pernyataan itu untuk menegaskan kemahakuasaan Tuhan sehingga tidak perlu dibela. Gus Dur menyampaikan itu justru menunjukkan penghargaan beliau terhadap kemajemukan keyakinan masing-masing,” tuturnya.

“Apa yang dilakukan Ferdinand Hutahaean dengan menyebut ‘Allahmu lemah’ memiliki tendensi merendahkan Tuhan agama lain yang dinilai olehnya lemah. Seharusnya dia tidak boleh menyebut seperti itu kalau dia menghargai keyakinan orang lain, apapun keyakinan dan agamanya,” jelasnya.

“Jadi, jelas sekali apa yang disampaikan Almarhum Gus Dur dan cuitan Ferdinand Hutahaean justru bertolak belakang,” sambungnya.

Diapun menilai bahwa Fedinand terlalu jauh mengurusi keyakinan oran lain, dan  meminta Ferdinand memperbanyak membaca buku Gus Dur. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 29 Januari 2022 07:18

Khawatir Muncul Stigma Buruk, PBNU Minta Kepala BNPT Buka Identitas Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris Hingga Simpatisan ISIS

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak BNPT membuka identitas 198 pondok pesantren yang diduga terafiliasi kelompok teroris

Sabtu, 29 Januari 2022 06:10

Arini Subianto Janda Terkaya di Indonesia, Ini Sumber Kekayaannya

Arini Saraswati Subianto merupakan satu di antara perempuan terkaya di Indonesia. Harta kekayaan mencapai triliunan Rupiah

Sabtu, 29 Januari 2022 04:09

A Sampai Z Dayana Kazakhstan, Selebgram Dadakan Hingga Diserang Haters dan Akun IG Mendadak Lenyap Saat Kerusuhan Berdarah

Dayana Kazakhstan tersandung masalah. Gadis cantik Kazakhstan itu diserang haters hingga berbuntut gerakan unfollow

Sabtu, 29 Januari 2022 03:32

Andika Kangen Band Kompak Bersama Anaknya, Netizen: Dia Mungkin Gagal Jadi Suami, Tetapi Tidak Gagal Sebagai Ayah

Andika Mahesa mengunggah momen kebersamaan dirinya dengan anak perempuannya, Kirana

Sabtu, 29 Januari 2022 02:07

Wacana Efisiensi Tenaga Honorer, BKD Sebuat Tergantung OPD Masing-masing

Tenaga honorer di pemerintahaan dihapuskan. Ini masih sebatas rencana. Realisasinya di tahun 2023.

Sabtu, 29 Januari 2022 01:02

Punya Budget Rp3 Jutaan, Ini Daftar HP Samsung yang Dilengkapi Fitur NFC

HP Samsung dilengkapi fitur NFC muncul di berbagai segmen. Mulai entry level hingga flagship.

Sabtu, 29 Januari 2022 00:03

HIPMI Minta Pemerintah Kendalikan Impor Baja di Tengah Industri Domestik Perbaiki Kinerja

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) minta pemerintah kendalikan laju impor baja, serta mempertegas kebijakan terkait itu.

Jumat, 28 Januari 2022 23:31

Seorang Lansia di Jepang Tembak 2 Orang Petugas Medis yang Disandera, Begini Kronologinya

Dua dari tiga orang sandera yang merupakan petugas medis tewas. Ketiganya menjadi sandera oleh seorang pria lanjut usia (lansia) di Kota Fujimino

Jumat, 28 Januari 2022 21:55

Pengusaha dari Bali Laporkan Istri ke Polisi, Dugaan Selingkuh Dengan Pria Lain di Medan

seorang pengusaha dari Bali membuat laporan ke Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pengusaha itu melaporkan istrinya sendiri