• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Muhammadiyah Minta Pemerintah Terapkan PSBB di Jawa, Minimal 3 Pekan

Romi J. by Romi J.
30 Juni 2021
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah meminta Presiden Jokowi untuk melakukan PSBB ketat di Pulau Jawa. Minimal, PSBB seperti awal pandemi ini dilakukan selama 3 pekan.

Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Agus Samsudin mengatakan peningkatan kasus per hari sangat tinggi. Pada 27 Juni 2021 lalu, jumlah kasus sehari bahkan mencapai 21.342 kasus.

Kemudian, penambahan kasus baru tertinggi berada di Pulau Jawa, seperti DKI Jakarta 9.394 kasus baru, Jawa Barat 3.988 kasus baru, Jawa Tengah 2.288 kasus baru, Jawa Timur 889 kasus baru, dan DIY 830 kasus baru.

“Peningkatan jumlah kasus secara tajam mengakibatkan risiko kolapsnya fasilitas layanan kesehatan di Indonesia karena kurangnya ruang perawatan pasien Covid-19, kurangnya jumlah tenaga kesehatan dan kurangnya suplai logistik medis seperti oxigen, alat pengaman diri (APD) berserta obat-obatan yang diperlukan,” kata Agus di laman muhammadiyah.or.id.

Muhammadiyah kemudian mengirimkan surat ke Presiden Jokowi untuk memberlakukan PSBB ketat seperti awal pandemi di Pulau Jawa. Minimal, selama 3 pekan kedepan.

Penerapan PSBB ketat ini juga harus disertai dengan penegakan hukum tegas, serta jaminan ekonomi bagi warga yang terdampak.

“Kebijakan ini disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar informasi yang menyesatkan (hoax/disinformasi) dan jaminan sosial bagi warga terdampak secara ekonomi selama PSBB tersebut diberlakukan,” tambah Agus. (bpc4)

Tags: Muhammadiyahpsbb ketatPulau Jawa
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Idul adha muhammadiyah
Finance

Ini Respon OJK soal Muhammadiyah Pindahkan Dana dari BSI ke Bank Lain

...

Read moreDetails
JK: Pandangan Moderat Seperti Haedar Nashir Diperlukan

JK: Pandangan Moderat Seperti Haedar Nashir Diperlukan

Ancaman Pembunuhan Muhammadiyah

Muhammadiyah Terima Ancaman dari Oknum BRIN: Menag Hingga Presiden Disentil-Sentil

bank syariah muhammadiyah, muhammadiyah malaysia

Banyak Warga Malaysia Kira Muhammadiyah Itu Ahmadiyah

Daerah Selatan Pesisir Jawa Berpotensi Diterjang Tsunami, Efeknya Sampai ke Jakarta

Toleransi Muhammadiyah-NU: Buya Hamka dan KH Idham Khalid

Next Post
lockdown pulau jawa

3 Pekan Saja, Muhammadiyah Minta Jawa Lockdown

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.