• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Miris, Riau Diurutan 32 Soal Indeks Literasi Wakaf, Gubri: Sangat Jauh Tertinggal dari Papua dan Bali

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Agustus 2021
116
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar mengaku miris dengan kondisi literasi wakaf masyarakat di Riau. 

Sebab, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia menunjukkan, skor indeks literasi wakaf tahun 2020, menempatkan Riau pada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Syamsuar saat memberikan sambutannya dalam gerakan Riau Berwakaf yang digelar oleh Bank Indonesia (BI), Selasa, 3 Agustus 2021. 

“Ini kenyataannya dari hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia. Skor berdasarkan indeks literasi wakaf menempatkan Riau pada urutan 32. Ini pun tidak semua provinsi yang dilakukan survei,” kata Syamsuar.

Menurut Syamsuar, kondisi ini adalah kenyataan pahit bagi Riau di mana budaya Melayu sangat menjunjung tinggi syariat Islam. Bahkan Papua dan Bali, menempati skor 2 dan 3 dalam survei indeks literasi wakaf tersebut.

“Padahal budaya Melayu sangat identik dengan Islam, tapi mengapa kita di bawah, bahkan kita kalah dengan Papua dan Bali. Warga Riau (di posisi) mana?” tuturnya.

Atas dasar ini, Syamsuar mendorong kepada tokoh agama, ulama dan para mubaligh di Riau untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang wakaf dan ekonomi syariah.

Syamsuar meyakini, di tengah pandemi Covid-19 gerakan Riau Berwakaf diharapkan bisa membangkitkan ekonomi umat di Bumi Lancang Kuning. (bpc2)

Tags: biekonomi syariahliterasiMelayuriau berwakafWakaf
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan
Ekonomi

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

...

Read moreDetails
QRIS Indonesia Bidik Hongkong, India dan Arab Saudi untuk Perluas Jaringan

BI Catat Transaksi Menggunakan QRIS Tembus Rp15 Miliar

Perpustakaan Soeman HS Raih Skor Kepuasan 88,5, Layanan Sangat Baik

Perpustakaan Soeman HS Raih Skor Kepuasan 88,5, Layanan Sangat Baik

Pekanbaru Cetak Rekor MURI Kue Talam Durian Terpanjang di Dunia

Pekanbaru Cetak Rekor MURI Kue Talam Durian Terpanjang di Dunia

Pembiayaan UMKM Berbasis Syariah di Riau Tembus Rp3,58 Triliun

Pembiayaan UMKM Berbasis Syariah di Riau Tembus Rp3,58 Triliun

Perbankan Syariah Dituntut Tangguh Hadapi Guncangan Global

Perbankan Syariah Dituntut Tangguh Hadapi Guncangan Global

Next Post

Perbuatan Melawan Hukum, Bank Riau Kepri Kembali Dilaporkan ke Polda Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.