• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KPK Peringatkan Cara Berpikir Politisi PDIP Arteria Dahlan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 November 2021
Arteria Dahlan

Politikus PDIP Arteria Dahlan.

106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingatkan cara berpikir politikus PDIP Arteria Dahlan ihwal aparat penegak hukum—polisi, jaksa, dan hakim—tak layak di OTT. Menurut Kepala Bagian Perencanaan dan Produk Hukum KPK, Rasamala Aritonang, logika berpikir Arteria itu perlu diperbaiki.

“Logika pikir dan kemampuan menyampaikan gagasan semacam ini perlu diperbaiki,” ujar Rasamala dalam cuitannya dikutip dari akun Twitter @RasamalaArt, dikutip Sabtu, 20 November 2021.

Dia menambahkan, sebagai seorang wakil rakyat Arteria Dahlan harusnya lebih banyak memotivasi penegak hukum untuk memperbaiki penegakan hukum di Indonesia, agar konsisten memperbaikinya distrust masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Bukan sebaliknya malah mendekonstruksi aturan yang dibuatnya sendiri.

“Makanya jadi penting untuk mengkritisi dan mendorong perubahan pada Parpol (Partai Politik),” paparnya. “Karena wakil rakyat yang seperti ini lahir dari Parpol, supaya mereka yang mewakili rakyat punya kualitas yang lebih baik, lebih cerdas, dan lebih manfaat untuk rakyat, supaya negara kita bisa lebih maju,” sambungnya.

Dia menjelaskan, UU Tipikor pada Pasal 12 huruf b mengatur pegawai negeri dan penyelenggara negara (PN) yang menerima suap harus ditangkap dan dipenjara sampai dengan 20 tahun. “Polisi dan jaksa adalah PN. Pasal12 huruf c hakim yang menerima suap juga dipidana yang sama. Itu UU yang bikin tuan-tuan di DPR, terus ini anggota dewan bilang jangan ditangkap, sekolah di mana kawan ini?” tandasnya.

Sebelumnya, Arteria mengaku tidak setuju jika jaksa, polisi, dan hakim dijerat OTT. Menurutnya, untuk menjerat aparat penegak hukum harus dilakukan dengan cara yang lebih menantang, yaitu membangun konstruksi hukum agar lebih adil.

“Bahkan ke depan di Komisi III, kita juga sedang juga menginisiasi ‘Saya pribadi’ saya sangat meyakini yang namanya polisi, hakim, jaksa itu tidak boleh di-OTT, bukan karena kita prokoruptor, karena mereka adalah simbol-simbol negara di bidang penegakan hukum,” ujarnya, Kamis, 18 November 2021.

“Nah, bisa dibedakan, tafsirnya jangan ditafsirkan kita beda, kita mendukung atau apa ya, kita ingin sampaikan banyak sekali instrumen penegakan hukum di samping OTT, bangun dong, bangunan hukum dan konstruksi perkaranya sehingga fairness-nya lebih kelihatan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, jika aparat penegak hukum di-OTT, isu yang terlihat adalah kriminalisasi. Justru dengan menggunakan instrumen hukum lainnya dapat menantang penegak hukum lain untuk membuktikan perkara yang diduga dilanggar.

“Kalau kita OTT nanti isunya adalah kriminalisasi, isunya adalah politisasi, padahal kita punya sumber daya polisi jaksa, hakim, penegak hukum yang hebat-hebat, masa iya sih modalnya hanya OTT, tidak dengan melakukan bangunan konstruksi hukum yang lebih bisa di jadikan di-challenge oleh semua pihak, sehingga fairness-nya lebih terlihat,” katanya. (bpc2) 

Tags: Arteria DahlanKpkott kpkpolitikus PDIP
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Siapa Silmy Karim, Berapa Harga Kekayaannya?
Berita Pilihan

Siapa Silmy Karim, Berapa Harga Kekayaannya?

...

Read moreDetails
Ilustrasi Korupsi/net

Korupsi di Riau: KPK Telusuri Jejak Aliran Uang Abdul Wahid Lewat Plt Gubernur SF Hariyanto

Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Kasus Korupsi Chromebook

KPK Tetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikat K3

KPK Sita 22 Kendaraan Mewah dari Rumah Wamenaker Immanuel Ebenezer

KPK OTT Wamenaker Noel, Sosok yang Sempat Heboh di Pekanbaru Karena Sidak Dicueki

Next Post
Bahaya Minuman Berenergi

Para Peneliti Ungkap Bahaya Minuman Berenergi Bagi Jantung

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.