• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Isu Match Fixing, Kehadiran Iwan Bule Belum Berdampak Terhadap Bersih-bersih di Tubuh PSSI

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 November 2021
Match Fixing Sepak Bola

Pengamat sepak bola Indonesia Opan Lamara (Foto: Bertuahpos/Melba)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pengamat sepak bola Indonesia Opan Lamara menilai keberadaan jenderal bintang tiga Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, ternyata belum memberikan dampak sesuai harapan di tubuh PSSI. Apalagi, isu soal match fixing kembali mencuat saat pergelaran liga 1 dan liga 2 baru-baru ini.

Hal ini diuangkapkan Opan Lamara kepada Bertuahpos.com saat ditemui di Pekanbaru, Senin malam, 22 November 2021. “Saya setuju, yang sangat disayangkan adalah bahwa keberadaan Pak Iwan Bule, sebagai Ketum PSSI dengan latar belakang mantan polisi bintang tiga, ternyata tidak otomatis membuat sepak bola kita lebih bersih,” ungkapnya.

Padahal, kata dia, jika flashback ke tiga atau empat tahun lalu, awal mula nama Iwan Bule muncul sebagai kandidat terkuat menjadi Ketua Umum PSSI saat itu, karena pecinta sepak bola di Tanah Air memberikan harapan besar agar PSSI bersih dari praktik-praktik kotor dalam sepak bola.

“Latar belakang beliau sudah menjadi harapan kita semua ketika itu, dengan duduknya di PSSI bisa membersihkan mafia-mafia sepak bola, itu yang pertama menurut saya,” tutur Opan.

Poin kedua, lanjut dia, situasi di internal sepak bola Indonesia semakin keruh. PSSI, melalui PSSI Asprov Jawa Timur melapor baik mantan runner pengaturan skor sepak bola, Bambang Suryo, atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Padahal kita tahu sebelumnya, bahwa masalah pengaturan skor di sepak bola Indonesia sudah bukan rahasia umum lagi. Salah satu indikasi yang membuat kita sangat yakin masih berjalannya praktik seperti ini, yakni ada banyak keputusan-keputusan wasit yang sangat kontroversial,” terangnya.

“Terhadap fenomena ini, tidak perlu wasit berlisensi untuk membuat keputusan-keputusan itu, anak SD dan anak SMP juga tahu. Gitu lho. Iya, kan,” tuturnya. (bpc2)

 

Tags: Liga indonesiaMatch FixingPSSIsepak bola Indonesia
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Tak Lolos Liga 4, EBR United Protes ke PSSI Pusat
Olahraga

Tak Lolos Liga 4, EBR United Protes ke PSSI Pusat

...

Read moreDetails

PSSI Percayakan Jabatan Direktur Teknik kepada Alexander Zwiers

Erick Thohir

Erick Thohir Ungkap Alasan Pilih Dirtek Asal Jerman

Juara Sea Games menjadi alasan Argentina pilih Indonesia

PSSI Gandeng Pelatih Asal Jepang dan Dirtek dari Jerman

Kalah Dari Turki, Ini Kelemahan Indonesia U-20

Tragedi Berdarah Kanjuruhan Malang tidak Hentikan Liga 3 Riau

Next Post

Hadiri Rakerda DPD Asita Riau, Ini Harapan Bupati Siak Alfedri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.