China Picu Perang Dunia ke-3, Dunia Internasional Bergejolak

Jumat, 07 Januari 2022 20:00
China Picu Perang Dunia ke-3, Dunia Internasional Bergejolak
Militer China.

BERTUAHPOS.COM — China picu Perang Dunia ke-3. Kabar mengejutkan dunia internasional datang dari China terkait perkembangan senjata. Perkembangan senjata yang dilakukan Tiongkok bahkan disebut-sebut berpotensi meletusnya Perang Dunia ke-3.

Dunia internasional sejak awal juga sudah mengetahui bahwa China merupakan negara paling mengenai persenjataan militer. Kemajuan militer China memang cukup mengejutkan dunia internasional dalam beberapa dekade terakhir.

Tak hanya itu, kini dalam tahap yang cukup menggemparkan. Negeri Tirai Bambu dilaporkan tengah mengembangkan ‘senjata pengendali otak’ yang bisa melumpuhkan musuh dan bahkan mengendalikan mereka.

Washington Times melaporkan, China saat ini sedang mengembangkan serangkaian senjata pengendali pikiran yang termasuk dalam ‘bioteknologi.’ Bahkan apa yang tengah dikembangkan oleh peneliti militer China ini disebut menjadi salah satu senjata kunci.

Baca: Pemko Pekanbaru Targetkan 730 Ribu Warga Divaksin

Hal itu berkaitan dengan anggapan bahwa China tengah melakukan penelitian mengenai senjata pengendali otak. Gegara hal tersebut Amerika Serikat (AS) pun kembali menyoroti apa yang dilakukan oleh China saat ini.

Bahkan Minggu lalu, Departemen Perdagangan AS mem-blacklist 12 institusi dan firma China karena terlibat dalam perkembangan teknologi berbahaya ini. Ada beberapa institusi yang diblokir oleh AS, salah satu adalah Beijing’s Academy of Military Medical Sciences.

Sementara pemerintah tidak membeberkan rincian apapun mengenai persenjataan yang dimaksud sebagai senjata pengendali otak tersebut. Namun dokumen militer tahun 2019 dilihat oleh Washington Times membeberkan rincian menakjubkan.

Berlawanan dengan senjata-senjata tradisional yang menyerang tubuh musuh menyebabkan luka fisik. Ternyata senjata pengendali pikiran buatan China bisa digunakan untuk “melumpuhkan dan mengendalikan musuh”.

Hal itu memanfaatkan dengan apa yang dimaksud sebagai “menyerang keinginan melawan musuh.” Setelah di-blacklist, perusahaan-perusahaan AS tidak bisa mengirimkan barang-barang ke institusi China tanpa sebuah lisensi.

Pemerintah AS baru-baru ini membunyikan alarm bahaya, mengatakan China mencoba mendapatkan teknologi AS untuk mengendalikan sektor-sektor kunci seperti bioteknologi.

Sebuah sumber yang baru-baru ini diwawancara oleh Financial Times mengatakan jika Partai Komunis China berupaya mengembangkan teknologi di area “mengubah gen manusia, kemampuan perilaku manusia dan mesin otak.”

Ancaman terbesar dari senjata ini adalah orang-orang China sendiri, terutama umat Muslim yang mereka tahan di kamp konsentrasi seperti Nazi di wilayah Uighur China dan tempat tahanan lain di negara itu.

Tiga puluh tahun terakhir ini, kemampuan militer China telah meningkat dengan sangat menakjubkan, banyak yang takut jika Tentara Pembebasan Rakyat bisa mencapai tingkat yang sama dengan militer AS di tahun-tahun ke depan. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.