Bahaya, Puncak Omicron Indonesia Diprediksi Ferbruari dengan 60 Ribu Kasus Sehari

Selasa, 11 Januari 2022 22:04
Bahaya, Puncak Omicron Indonesia Diprediksi Ferbruari dengan 60 Ribu Kasus Sehari
Ilustrasi Covid-19

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU  — Pemerintah memprediksi puncak penyebaran Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari 2022. Tak tanggung-tanggung, diperkirakan juga angka kasus terkonfirmasi harian diperkirakan bakal tembus angka 60 ribu kasus sehari.

Prediksi ini lebih tinggi dari rekor penambahan kasus harian yang terjadi pada 15 Juli dengan 56.757 kasus, akibat sebaran varian Delta yang telah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Bisa sampai 40-60 ribu kasus ya,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa, 11 Januari 2021.

Nadia melanjutkan lonjakan yang diduga dapat memicu gelombang tiga Covid-19 di Indonesia itu juga disumbang oleh gelombang sebaran kasus varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron di Indonesia.

Baca: Ini Syarat Masuk dan Nonton Bioskop di Pekanbaru

Menurut data, Kemenkes mencatat sejauh ini kasus Covid-19 varian Omicron sudah menyentuh 414 kasus. Walau mayoritas kasus adalah imported case—berasal dari pelaku perjalanan luar negeri—namun 50 kasus di antaranya merupakan transmisi lokal.

Berdasarkan penelitian global sejauh ini karakteristik Omicron tidak menyebabkan perburukan gejala sehingga diharapkan tidak menyebabkan kolapsnya fasilitas kesehatan di Indonesia.

Per Selasa, 11 Januari 2021, tercatat penambahan kasus Covid-19 baru sebanyak 802 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 446 kasus, dan 8 kasus meninggal dunia.

Di Riau, pemerintah setempat memastikan sejauh ini belum ditemuan kasus terkonfirmasi Covid-19 dari varian Omicron. Per Selasa, 11 Januari 2021 memang terdapat penambahan satu kasus terkonfirmasi.

“Selain ada satu kasus terkonfirmasi untuk hari ini, terdapat pula satu pasien Covid-19 yang sembuh. Sedangkan untuk kasus meninggal dunia nihil,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Masrul Kasmy. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.