• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Aturan Makan 20 Menit Dikritik, Tito: Negara Lain Sudah Lama Lakukan

Romi J. by Romi J.
27 Juli 2021
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan aturan makan 20 menit dalam PPKM level 4 sudah lama dilakukan negara lain.

Menurut Tito, aturan makan 20 menit kedengarannya lucu, namun di luar negeri diterapkan.

“Mungkin kedengarannya lucu, tapi di luar negeri, beberapa negara lain sudah lama dilakukan itu,” kata Tito, dikutip dari detikcom, Selasa 27 Juli 2021.

Menurut Tito, aturan makan 20 menit adalah untuk mencegah terjadinya penularan. Menurut dia jika banyak bicara dan tertawa, malah akan rawan penularan.

“Jadi makan tanpa banyak bicara, dan kemudian 20 menit cukup, setelah itu berikan giliran pada anggota masyarakat lain. Ini para pelaku usaha tolong bisa memahami itu,” lanjutnya.

Sebelumnya, Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) mengkritik aturan PPKM level 4 yang membatasi waktu makan 20 menit.

Ketua Kowantara, Mukroni mengatakan aturan ini tak bisa disamaratakan, terutama kepada anak-anak dan orang tua. Dia juga mengatakan makan tak boleh terburu-buru.

“Yang makan di warteg kan tidak hanya ada anak kecil dan anak muda, tapi ada orang tua juga. Orang tua kan makannya pelan-pelan. Kalau disuruh buru-buru bisa tersedak,” kata Mukroni.

Ditambahkan Mukroni, ada juga pedagang kuliner yang butuh waktu untuk menghidangkan makanan mereka. Dia mencontohkan warung pecel lele atau ayam bakar.

Menurut dia, para pedagang pecel lele tidak bisa buru-buru menyajikan hidangan mereka.

“Pedagang kan ada yang jual ayam bakar, lele, dan lainnya. Ini butuh waktu (persiapan), bisa saja kalau diburu-buru, malah kesiram minyak,” tambah dia.

Mukroni juga mengkritik aturan warteg dan pedagang makanan yang hanya boleh berjualan hingga pukul 20.00 WIB. Menurut dia, tak semua pedagang mampu memenuhinya. (bpc4)

Tags: makan 20 menitmakan di wartegWarteg
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Aturan Makan 20 Menit Dikritik Pemilik Warteg

...

Read moreDetails
Next Post
Politisi Fadly Zon

Fadli Zon: Harusnya Statuta UI Dicabut Saja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.