315 Ribu Lebih Warga Riau Terdampak Covid-19, Ada 27 Ribu Antaranya Jadi Pengangguran

Jumat, 11 Juni 2021 11:50
315 Ribu Lebih Warga Riau Terdampak Covid-19, Ada 27 Ribu Antaranya Jadi Pengangguran
Ilustrasi pekerja. (Infoburuh.com)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, per Februari 2021 ada 315,28 ribu warga Riau terdampak pandemi covid-19.

Kepala BPS Provinsi Riau Misparuddin menuturkan, jumlah 315,28 itu adalah 6,31% penduduk usia kerja Provinsi Riau yang terdampak situasi pandemi Covid-19.

Advertisement

“Dari jumlah itu, sebanyak 27,13 ribu orang menganggur karena Covid-19,” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat, 11 Juni 2021.

Dijelaskan, kelompok lain yang juga terdampak covid-19 yakni Bukan Angkatan Kerja (BAK) sebanyak 9,98 ribu orang.  

Baca: Program MPA dan Program Kemitraan PT Astra Agro Lestari di Riau

Sementara tidak bekerja karena Covid-19 9,66 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 268,51 ribu orang.

BPS Provinsi Riau juga mencatat jumlah angkatan kerja di Riau per Februari 2021 sebanyak 3,29 juta orang.

“Jumlah ini tercatat naik 20,22 ribu orang dibanding Februari 2020,” kata Misparuddin

Dia berkata, sayangnya kenaikan jumlah angkatan kerja tidak diiringi dengan kenaikan tingkat partisipasi angkatan Kerja, yang tercatat turun sebesar 1,17%.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka di Riau per periode sama, menurut Misparuddin, sebesar 4,96%, atau meningkat 0,04% poin dibandingkan dengan Februari 2020.

“Penduduk Riau yang bekerja sebanyak 3,12 juta jiwa naik sebanyak 18,01 ribu orang dari Februari 2020,” sambungnya.

Adapun lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (4,02% poin). 

Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (1,92%poin).

“Sebanyak 1,63 juta orang (52,06 persen) penduduk Riau bekerja pada kegiatan informal, naik 0,23% poin dibanding Februari 2020. Dalam setahun terakhir, persentase pekerja setengah penganggur dan pekerja paruh waktu mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1,01% poin dan 0,92% poin,” tambahnya. (bpc2)