10 Tahun Dampingi Firdaus, Elektabilitas Ayat Cahyadi Luntur di Pilwako 2021? Ini Kata Kader PKS

Rabu, 15 September 2021 18:10
10 Tahun Dampingi Firdaus, Elektabilitas Ayat Cahyadi Luntur di Pilwako 2021? Ini Kata Kader PKS
Ketua Fraksi PKS di DPRD Kota Pekanbaru M Sabarudi.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi sudah 10 tahun mendampingi Walikota Pekanbaru Firdaus. 

Sepanjang berjalannya masa pemerintahan, Walikota Firdaus termasuk sosok kontroversial terutama dalam hal mengambil kebijakan di beberapa persoalan urgen, terutama masalah sampah dan banjir.

Pada Mei 2022, masa kepemimpinan keduanya (Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru) usai. Namun Pilwako Pekanbaru diperkirakan baru akan terlaksana pada 2024 mendatang. 

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) salah satu partai yang telah siap untuk maju di Pekanbaru 1, meskipun sosok kader belum dimunculkan. Desas desus yang dihembuskan, Ayat Cahyadi yang bernaung di bawah PKS akan tampil.

Baca: Pembunuh Keluarga Muslim di Kanada Didakwa Pasal Terorisme

Lantas selama 10 tahun mendampingi Firdaus, apakah elektabilitas Ayat Cahyadi akan luntur? “Saya melihatnya nggak berpengaruh,” kata Kader PKS M. Sabarudi seperti dikutip dari kanal Youtube Bertuah Pos, Rabu, 15 September 2021.

“Saya merasakan, bukan hanya melihat ya, saya merasakan bahwa Pak Ayat ini disenangi banyak orang. Dia apa adanya. Diundang ceramah dia datang. Kadang – kadang nyetir sendiri. Dia (Ayat Cahyadi) apa adanya,” ungkap ketua Fraksi PKS di DPRD Kota Pekanbaru ini.

Menurut Sabarudi, Ayat Cahyadi juga dikenal dekat dengan masyarakat. Bahkan, usai shalat subuh dia sering bercengkerama dengan warga. 

Artinya, dengan apa yang sudah dijalani oleh Ayat Cahyadi selama mendampingi Firdaus sebagai Wakil Walikota Pekanbaru, tak akan berpengaruh terhadap posisi politiknya. “Bahkan, kalau saja 2021 ini jadi Pilwako, Pak Ayat melenggang kangkung maju,” sebutnya.

Meski demikian, Sabarudi mengakui bahwa kader – kader yang pantas untuk maju di Pilwako Pekanbaru 2024 mendatang, bukan hanya sosok tunggal Ayat Cahyadi. “Di PKS itu banyak,” sambungnya. (bpc2)