• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Serindit Riau Perlu Penangkaran

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 Februari 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Mendengar nama Burung Serindit, pikiran kita akan melayang pada seeokor burung yang menjadi ikon Provinsi Riau. Namun belum tentu pernah melihatnya secara langsung. Karena populasi hewan endemik yang satu ini terancam berstatus langka.
 
Bahkan di kios pedagang burung pun sudah susah diperoleh Serindit. “Dulu sih banyak juga (Serindit), tapi sekarang sudah jarang. Tak tau apa sebabnya. Mungkin sering ditangkap lalu dijual. Nanti mati, beli lagi. Begitu terus, lama-lama habis,” ujar Yos, pedagang burung di Pasar Palapa, Jalan Durian, Sabtu (8/2/2014).
Dari pantauan Bertuahpos.com di beberapa lapak, para pedagang menggelengkan kepala saat ditanya apakah menjual Burung Serindit.
Memang belum ada catatan resmi mengenai tingkat penurunan populasi Serindit Melayu. Sulit ditemuinya jenis ini, bisa jadi dikarenakan maraknya penangkapan satwa liar. Selain itu juga semakin sempitnya habitat di alam bebasr akibat pembalakan liar.
 
Dilansir dari laman omkicau.com, Serikat Antarbangsa bagi Konservasi Alam (IUCN/International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources), menetapkan status konservasi Serindit pada level “Least Concern” (LC), atau berisiko rendah. Artinya burung tersebut masih ada di alam bebas. Namun habitat aslinya perlu dipelihara agar tak terancam kepunahan.
 
Ketua Mapala Suska Riau, Yuli Istiqamah menyayangkan tidak adanya tindakan pemerintah daerah untuk menjaga populasi Ikon PON Riau XVIII. “Pemerintah harus punya tindakan tegas. Baik itu menjaga habitat maupun mengkontrol penangkapan secara liar,” kata Yuli. Supaya satwa yang merupakan identitas Bumi Lancang Kuning, tidak hilang dimakan zaman. (Riki)
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%
Berita Pilihan

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

...

Read moreDetails
35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Riau Kejar Sisa Target Investasi Rp24,59 Triliun

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Kondisi Jalan Riau 2026 Masih Tunggu Verifikasi Kementerian PUPR

Data Realisasi Investasi Riau hingga September 2026, Cek Selengkapnya

Data Realisasi Investasi Riau hingga September 2026, Cek Selengkapnya

New Honda Genio Perkuat Fitur Fungsional dan Efisiensi Harian

New Honda Genio Perkuat Fitur Fungsional dan Efisiensi Harian

Next Post

Rotan Atang Bertahan dengan Model Jadul

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.