• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hanya Tutupi 35% Kebutuhan Pangan, Pemprov Khawatir dengan Produksi Beras di Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 Maret 2020
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemprov Riau dengan produksi beras di Riau yang masih jauh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Masalah ini diyakini akan sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan daerah jika tidak segera diatasi.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan saat ini produksi beras di Riau baru bisa menutupi sekitar 35% kebutuhan daerah, selebihnya 65% masih mengharapkan suplai dari provinsi lain, seperti Sumatera Barat. “Kalau tak ada tindakan dari OPD terkait nanti kita akan kesulitan dan inflasi daerah akan naik,” katanya.

Syamsuar mengatakan dinas dan badan terkait di Pemprov Riau harus sesegera mungkin merumuskan solusi terhadap persoalan ini, bagaimana produksi padi dan tanaman hortikultura masyarakat bisa meningkat agar tercipta pangan mandiri.

“Fokus saya adalah bagaimana tanaman pangan khususnya padi kita ini bisa lebih baik hasilnya pada tahun 2020 dan seterusnya. Saya juga minta agar dikembangkan tanaman-tanaman dengan nilai ekonomi yang tinggi terutama untuk ekspor, saya minta ini difokuskan,” tuturnya.

Dia mengatakan salah satu kendala yang hingga kini dihadapi Pemprov Riau dalam penyelesaian persoalan ini, yakni masih tingginya alih fungsi lahan persawahan ke perkebunan sawit. Kondisi ini semakin memperburuk dan mempersulit Pemda untuk mewujudkan swasembada pangan di Riau.

“Kami harap petani juga merubah pola pikirnya, bahwa tanaman kelapa sawit bukanlah satu-satunya komoditi yang menguntungkan untuk diusahakan,” ungkapnya. (bpc3)

Tags: BeraspanganriauSawah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"
Regional

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

...

Read moreDetails
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Next Post

Sesuai Perintah Satgas Pangan Jamin Stok Selama Corona, Supermarket di Pekanbaru Mulai Terapkan Pembatasan Pembelian Mie Instan Hingga Beras

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.