KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan, Sejumlah Dokumen Diangkut

Selasa, 02 Maret 2021 10:17
KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan, Sejumlah Dokumen Diangkut

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARUKPK memboyong sejumlah dokumen pendukung yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai di Bintan tahun 2016-2018.

Tim penyidik KPK menggeledah ruang kerja Bupati Bintan Apri Sujadi. Penggeledahan yang dilakukan pada Senin 1 Maret 202, juga menyasar kantor Badan Pengusahaan (BP) Bintan dan rumah bupati.

Advertisement

“Tim penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan di 4 lokasi berbeda yaitu kantor Bupati Bintan, kantor BP Bintan, rumah kediaman di Jalan Pramuka Lorong Sumba Tanjungpinang dan rumah kediaman di Jalan Juanda Tanjungpinang,” kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri, Selasa 2 Maret 2021.

Ali mengatakan penyidik mengamankan barang bukti berupa dokumen yang terkait dengan perkara. Penyidik, terang dia, akan menganalisis lebih lanjut dokumen tersebut untuk bisa dilakukan penyitaan.

Baca: 255 JCH Ikuti Pembekalan di Menara Dang Merdu

BACA JUGA:  Kajati Riau: Periksa Yan Prana Bukan Karena Ngambek!

“Seluruh dokumen dimaksud akan divalidasi dan dianalisis untuk segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini,” ujar Ali.

KPK diketahui tengah melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai di wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan. Mereka yang sudah diperiksa yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bintan sekaligus Kepala BP Bintan 2011-2016, Mardiah.

Kemudian Sekretaris DPRD Kabupaten Bintan sekaligus Wakil Kepala BP Bintan 2011-2013, Muhammad Hendri; dan anggota 4 Bidang Pengawasan dan Pengendalian BP Bintan 2016-2021, Radif Anandra.

“Para saksi didalami pengetahuannya terkait tugas pokok dan kewenangan serta SOP pelayanan dari BP Bintan,” terang Ali.

Lembaga antirasuah sudah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Namun, KPK tidak menyampaikan kepada publik dikarenakan kebijakan baru pimpinan yang mengumumkan tersangka bersamaan dengan upaya penangkapan atau penahanan. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 19 April 2021 21:31

Akan Punya Bursa Mata Uang Kripto, Ini Kata Bappebti

Mata Uang Kripto

Senin, 19 April 2021 20:30

Demokrat Tolak Jatah Menteri Jika Jokowi Jadi Reshuffle Kabinet

Sikap Demokrat Tetap Dioposisi

Senin, 19 April 2021 19:51

Sinyal dari Ustaz Yusuf Mansur, Witjaksono Akan Jadi Menteri Investasi

Klaim Calon Menteri Investasi

Senin, 19 April 2021 19:30

Bengkalis Disunting Ratusan Miliar Dana dari BRGM

BRGM, Bengkalis

Senin, 19 April 2021 18:23

Sidang Korupsi, Yan Prana Sebut Pemotongan SPPD Usulan Dona Fitria

Sidang Yan Prana Jaya

Senin, 19 April 2021 17:33

Sidang Korupsi Yan Prana, Lima Saksi Ngaku Keberatan SPPD Dipotong 10%

Sidang Korupsi Yan Prana Jaya

Senin, 19 April 2021 17:02

Pelatih Tottenham Jose Mourinho Dipecat

Tottenham menyisakan 6 laga di Liga Inggris

Senin, 19 April 2021 16:22

Kasus Positif Covid-19 di Riau Kian Meningkat, Ini Penekanan Syamsuar untuk Daerah

Beberapa Poin Penekanan Gubri dalam Penanganan Covid-19