• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Geo Politik Arab Berubah, ‘Ramai-ramai Khianati Palestina’, Adakah Peluang Merdeka?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 September 2020
ramai-ramai khianati palestina

Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Memasuki pekan ketiga bulan September 2020, negara-negara Arab mulai berdamai dengan Israel. Bahrain menyusul UEA lakukan normalisasi hubungan dengan Israel di gedung putih, Presiden Donal Trump menjadi saksi kesepakatan kedua negara tersebut. Tindakan-tindakan ini tidak ubahnya sebuah perlakukan yang secara beramai-ramai khianati Palestina.

Menurut Ketua Bidang Sosialisasi dan Edukasi Komite Nasional untuk Rakyat Palestina Riau (KNRP) Riau Juli Syawaladi, ada kabar gembira di balik peristiwa ini. “Kabar gembira buat kita saat Hamas dan Fatah bersatu,” ungkapnya.

Melalui hasil pertemuan virtual di Beirut Libanon, kedua faksi sepakat menolak keras kesepakatan yang dilakukan antara UEA dan Israel. Karena banyak agenda yang sekarang dikerjakan Israel di Palestina, mulai dari kesepakatan yang diinisiasi Donal Trump, lalu muncul aneksasi wilayah hingga pemindahan ibu kota.

Sebagai aktivis KNRP, Juli menilai kemerdekaan Palestina selama ini sulit dicapai kalau suara terpecah. Apalagi terkait bantuan kemanusiaan. 

“Memang agak susah mencapai kemerdekaan, kalau yang di dalam susah bersatu. Kita yang di luar sebatas support kemanusiaan,” ungkapnya.

Kalaulah Arab Saudi menyusul, tentu akan terbentuk dua poros yang pro AS dan Israel, dan kontra keduanya. Geopolitik negara-negara yang tergabung dengan Liga Arab tentu terpecah, terutama untuk membela Palestina. 

Menurut Zuhairi Misrawi, cendekiawan NU yang juga analis pemikiran politik timur tengah menyebutkan ada 3 hal yang perlu dicermati di balik kesepakatan damai, yang menyebabkan negara Arab mulai mengkhianati Palestina.

Pertama; Donal Trump sendiri dianggap desainer dukungan negara Arab terhadap Israel, sejak tahun 1979 (Mesir dan Yordania). 

Kedua; negara Arab Teluk yang mengambil langkah berani ini atas desakan Trump yang punya kepentingan, agar AS dan Israel mengamankan gempuran media sosial dan ancaman negara-negara teluk (Iran, Qatar, dan Turki). Agar tidak jatuh seperti rezim otoriter Tunisia, Mesir yaman, dan Libya.

Ketiga; Israel juga punya kepentingan, karena Israel telah memicu persatuan dan perlawanan dunia Arab dan dunia Islam secara global. Terlebih lagi Netanyahu tengah menghadapi krisis kepercayaan dalam negeri tersebab skandal korupsi.

Namun di tengah normalisasi hubungan diplomatik ini, dua bulan belakangan Gerakan perlawanan Hamas dan partai politik Fatah bersatu memerangi aneksasi Israel dan Amerika ini. Akankah hal ini banyak membantu? (bpc5)

Tags: FatahHamasPalestinaTrump
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Fatwa MUI 2023 Jadi Dasar Penolakan Konser Andrea Bocelli
Nasional

Fatwa MUI 2023 Jadi Dasar Penolakan Konser Andrea Bocelli

...

Read moreDetails
Indonesia Kirim 8.000 Personel ke Gaza, Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF

Indonesia Kirim 8.000 Personel ke Gaza, Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF

Tiga Jurnalis dan Dua Anak Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Tiga Jurnalis dan Dua Anak Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Israel Tahan 6.000 Truk Bantuan untuk Gaza, Ekonomi Palestina Anjlok

Israel Tahan 6.000 Truk Bantuan untuk Gaza, Ekonomi Palestina Anjlok

Pasukan Israel Masuki Kota Gaza dan Usir 750 Ribu Warga Palestina

Pasukan Israel Masuki Kota Gaza dan Usir 750 Ribu Warga Palestina

Israel Luncurkan Serangan Darat Besar-Besaran ke Kota Gaza

Israel Luncurkan Serangan Darat Besar-Besaran ke Kota Gaza

Next Post
Stamina timnas

Bek Timnas U-19: Kami Harus Lebih Fokus di Menit Akhir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.