Sundara, Bersantap Ditemani Semilir Angin Jimbaran

Sabtu, 29 Juni 2013 13:56
Banyak tempat untuk menurunkan ketegangan pikiran setelah dibebani pekerjaan berat sehari-hari. Pelancong atau wisatawan bahkan berupaya mencari-cari lokasi yang bisa menjawab keinginan tersebut. Di pantai Jimbaran, Bali, saat ini sepertinya sungguh sulit menemukan tempat kosong. Sepanjang pantai yang selalu dipadati wisatawan dalam dan luar negeri ini telah dipenuhi bangunan hotel dan restoran.
 
Bagi wisatawan luar negeri, terutama negara yang tidak memiliki pantai, Bali merupakan surganya pantai. Jangan tanya suasana pantai Kuta yang selalu dipadati wisatawan itu. Pantai Sanur juga tetap lestari dengan keunikannya sendiri. Belum lagi Nusa Dua. Pantai-pantai yang tak kalah eksotisnya pun kerap diburu wisatawan selama berada di Pulau Dewata.
 
Pantai Jimbaran memiliki keunggulan tersendiri. Pantai, pasir putih, matahari ditambah santapan nikmat kini menjadi incaran wisatawan untuk menghabiskan liburan di pulau yang banyak memiliki julukan ini.
Salah satunya adalah Sundara. Restoran yang berada dalam kawasan Four Seasons Resort Bali-Jimbaran Bay ini memiliki posisi strategis, di pinggir pantai dan di tepi jalan.
 
Memasuki Sundara, pengunjung akan merasakan suasana berbeda. Restoran ini memiliki pemandangan yang indah, menghadap pantai Jimbaran. Anda yang suka berenang, tersedia kolam renang menghadap pantai. Sepertinya kolam dan tepi pantai tidak ada batasnya. Berendam di kolam sambil memandang wisatawan yang lalu lalang di sepanjang pantai Jimbaran merupakan hal yang tak akan terlupakan selama hidup.
 
 
 
Menurut Public Relation Manager Four Seasons Resort Bali-Jimbaran Bay, Prhativi Dyah, di lokasi Sundara berdiri, sebelumnya telah ada sebuah restoran bernama PJ’s. Lantas pihak resort merenovasinya dan berganti nama menjadi Sundara.
 
Para tamu sangat senang dengan kehadiran Sundara yang mulai beroperasi 2 Februari 2013. “Perubahannya sangat drastis, lebih modern, up to date, lebih banyak alternatif untuk tamu beraktivitas di pantai, tetapi ciri khas Bali masih tetap ada dengan seni arsitekturnya,” kata Prhativi awal Juni lalu.
 
Sebagai restoran, Sundara memiliki tiga ruang makan pribadi dengan nuansa menarik. “Bersantap di ruang makan pribadi ini maka setiap tamu akan merasa seperti tamu VIP di tempat yang tenang dan jauh dari keramaian,” kata General Manager Restoran Sundara, Jan-Peer Lehfeldt.
 
Lehfeldt melanjutkan, di restoran yang betul-betul artistik ini para tamu akan menikmati makanan terbaik, minuman dan layanan khusus, ditambah dengan pemandangan pantai Jimbaran yang memukau.
 
Beragam menu internasional pun disajikan Sundara. Cobalah pizza dan sushi saat makan siang sembari mendengarkan deburan ombak pantai Jimbaran yang sambung menyambung. Menjelang matahari terbenam (sunset) merupakan kesempatan yang dinantikan wisatawan. Sembari bersantap di Sundara, menatap tenggelamnya matahari di ufuk barat adalah saat paling mengesankan.
 
 
 
Belum lagi ketika makan malam. Inilah suasana yang dinanti. Ditemani cahaya lampu yang remang-remang, menyantap steak dan seafood berpadu dengan suara hantaman ombak di Teluk Jimbaran sungguh nikmat.
 
Belum lagi meneguk wine yang ada di Sundara.
 
Sesekali Anda bisa duduk di tepi kolam renang ditemani cahaya lilin sambil menyantap makanan ringan ditemani cocktail. Tataplah ke arah utara restoran. Kelap-kelip lampu pesawat yang pergi dan mendarat silih berganti di Bandara Ngurah Rai merupakan pemandangan yang begitu indah di malam hari.
 
Cocktail
 
Sebagai restoran yang selalu diramaikan wisatawan mancanegara, Sundara sampai mengundang mixologist dunia asal Barcelona, Javier de las Muelas. Gimlet dan Dry Martini merupakan bar milik de las Muelas di Barcelona menjadi tempat legendaris untuk menikmati racikan cocktail dan mocktail berkualitas.
 
 
 
Javier de las Muelas selama sebulan berada di Four Seasons Resort Bali-Jimbaran Bay untuk melatih para pegawai di Sundara bagaimana meracik minuman khas yang disukai tamu. “Kami ingin membawa semangat kreativitas dan inovasi de las Muelas ke Bali untuk meningkatkan standar mixology di Pulau Dewata,” kata General Manager Four Seasons Resort Bali-Jimbaran Bay, Michael D Branham.
 
Javier de las Muelas dikenal ahli meracik cocktail dan mocktail yakni keahlian yang menggabungkan persiapan akurat, tekstur yang unik sehingga menghasilkan rasa yang kompleks. Selain memiliki bar, de las Muelas merupakan seorang konsultan dan trainer.
 
Di Sundara, de las Muelas tak ketinggalan meracik cocktail dan mocktail yang mengesankan dan mencerminkan keunikan Pulau Dewata. Lantas muncullah jim-let fox-trot, thousand nights, sampai coconut rhapsody.
 
Selain itu dia juga meracik minuman menggunakan bahan alami dari Bali seperti kelapa, jeruk, dan markisa.
 
“Inspirasi saya untuk cocktail dan mocktail berasal dari gabungan antara tujuan dan bahan-bahan yang digunakan,” kata de las Muelas.
Menurutnya, Sundara merupakan perpaduan yang sangat romantis antara pantai, laut, pasir, dan api.
 
“Jika Anda penasaran seperti apa rasa cocktail dan mocktail hasil racikan Javier de las Muelas, datanglah ke Jimbaran,” kata Prhativi sembari tersenyum.

 

(kompas.com)