• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kenapa Riau Jadi Daerah dengan Potensi Penyeludupan Cukup Tertinggi?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Februari 2021
kasus meninggal akibat corona, kasus positif corona di Riau

Jembatan Siak IV di Pekanbaru, salah satu bangunan iconik Riau. (Melba/Bertuahpos)

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Riau masih menjadi salah satu daerah dengan potensi penyeludupan yang cukup tinggi. Seperti penyeludupan narkoba, barang elektronik, pakaian bekas, rokok, termasuk komoditi lainnya.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau Ronny Rosfyandi, kondisi geografis menjadi salah satu faktor mengapa angka kasus penyeludupan di Riau cukup tinggi.

“Riau memiliki garis pantai yang panjang, lalu berbatasan langsung dengan dengan negara tetangga. Pantai itu juga terhubung dengan sungai-sungai kecil yang menghubungkan ke daratan. Rute-rute ini lah yang menjadi kawasan strategis untuk melancarkan penyeludupan barang,” ujarnya, Jumat, 12 Februari 2021.

“Kondisi alam di Riau membentang dari lereng Bukit Barisan sampai dengan Selat Malaka dengan daerah perairan sungai yang memungkinkan terjadinya pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai,” ujarnya.

Dia mengatakan, sungai-sungai yang memiliki akses langsung ke lautan ini memiliki banyak celah serta titik-titik rawan yang memungkinkan untuk dilakukan penyelundupan.

Solusinya, menurut dia, perlu dilakukan pengawasan ketat dengan melibatkan banyak pihak untuk mengurangi potensi kerawanan tindak penyelundupan. Seluruh aparat penegak hukum terkait serta masyarakat juga harus bekerjasama.

Menurut data dari Direktorat Jendral Bea Cukai Provinsi Riau, sepanjang 2020 tercatat 422 penindakan dengan komoditi dominan yakni penindakan terhadap tembakau ilegal. Dari jumlah penindakan tersebut berhasil mengamankan barang senilai Rp123,12 miliar dan total potensi kerugian negara sebesar Rp268,5 miliar.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Riau Hartono Sutarjo, mengatakan, hasil barang hasil tembakau ilegal itu berupa rokok yang berhasil diamankan sebanyak 36,6 juta batang, dan hasil pengolahan tembakau lainnya sebanyak 12,4 liter, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp18,55 miliar.

Hartono berujar, upaya penindakan terhadap rokok ilegal masih tetap menjadi salah satu fokus DJBC. Dia mengatakan keberadaan rokok ilegal sangat mengganggu pemasaran rokok resmi yang memberikan kontribusi terhadap pemasukan negara.

“Dengan dimusnahkannya peredaran rokok ilegal, diharapkan pasarnya dapat ditutupi oleh rokok-rokok resmi sehingga memberikan imbal hasil yang maksimal untuk pemasukan negara,” jelasnya.

Selain penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, penindakan juga dilakukan komoditi narkotika, psikotropika dan prekursor sepanjang 2020, dengan jumlah perkiraan nilai barang Rp363,1 miliar. “Jumlah ini setara dengan penyelamatan 1,25 juta jiwa,” jelasnya. (bpc2)

Tags: Bea cukaiBerita Pekanbarupantai riaupenyeludupanriauRokok ilegal
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Foto: Istimewa
Lifestyle

dr Romy Deviandri Pimpin PEROSI Riau, Dorong Gerakan Sadar Tulang Sehat

...

Read moreDetails

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

Next Post

Laga Tanpa Penonton Dikaji Polisi, Menpora: Masih Ada Waktu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.