COVID-19 RIAU: Ada Penambahan 3 Kasus, 1 Kasus Impor Jabar

Selasa, 14 Juli 2020 16:42
COVID-19 RIAU: Ada Penambahan 3 Kasus, 1 Kasus Impor Jabar
Ilustrasi, Net

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Riau dr Indra Yovi menyampaikan bahwa di Riau terdapat penambahan 3 kasus pasien positif COVID-19 hari ini, Selasa, 14 Juli 2020.

“Dari 3 kasus ini terdapat 1 kasus merupakan impor dari Provinsi Jawa Barat (Jabar),” katanya dalam konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, hari ini.

Advertisement

Adapun ketiga pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Riau itu yakni Nonya SR (48), warga yang beri di Kabupaten Siak. Saat ini pasien tersebut sudah dirawat di salah satu rumah sakit rujukan pemerintah di Pekanbaru.

“Pasien ini sebelumnya adalah PDP, lalu dia mengeluh kesakita di perut. Kemudian dilakukan swab dan hasilnya positif COVID-19. Sejauh ini belum diketahui dari mana penularannya,” jelasnya.

Baca: Gubri: Sekarang Bantuan Sekecil Apapun Kami Terima

Pasien positif COVID-19 di Riau selanjutnya yakni Tuan N (42) yang merupakan warga dari Provinsi Jawa Barat. Tuan N statusnya adalah karyawan di salah satu perusahaan di Pekanbaru.

Pihak perusahaan menetapkan syarat swab kepada setiap karyawan mereka sebelum masuk belerja. Hasil swab terhadap N ternyata positif. “Yang bersangkutan juga sudah diisolasi di salah satu rumah sakit di Pekanbaru,” katanya.

Selanjutnya, yakni Nyonya YB (40) yang merupakan warga di Pekanbaru. Saat ini Tim Gugus Tugas juga belum mengetahui secara pasti riwayat penularan terhadap pasien YB. Namun yang pasti dia sudah diisolasi di salah satu rumah sakit rujukan pemerintah di Pekanbaru.

“Secepatnya, besok, kami sudah akan bergerak melakukan tracing contact terhadap kedua pasien yang berasal dari Riau. Sedangkan untuk pasien yang berasal dari Jawab Barat, kami akan melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan di provinsi setempat. Yang jelas sebelum ke Riau, dia berangkat dari Jakarta dengan pesawat terbang,” katanya. (bpc2)